ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Asing Bawa Pulang Laba US$ 8,6 Miliar

Sabtu, 28 Maret 2015 | 03:40 WIB
AA
YD
Penulis: Abdul Aziz | Editor: YUD
Ilustrasi uang dollar
Ilustrasi uang dollar (Antara/Puspa Perwitasari)

Bintan - Perusahaan-perusahaan asing di Indonesia tahun lalu diperkirakan menangguk untung US$ 17,2 miliar. Dari jumlah itu, sekitar separuhnya atau US$ 8,6 miliar diinvestasikan kembali (reinvestasi) di dalam negeri, sedangkan US$ 8,6 miliar lainnya dibawa pulang atau direpatriasi ke negara asal.

"Dana-dana yang direpatriasi itulah yang sedang diupayakan pemerintah agar direinvestasikan juga di dalam negeri. Kalau dapat 50%-nya sudah sangat bagus," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjawab wartawan di Bintan, Riau, Jumat (27/3) malam.

Perry optimitis kebijakan pemerintah memberikan fasilitas pajak kepada perusahaan-perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang mereinvestasikan labanya di Indonesia bakal mendapat respons positif dari mereka. "Ini kebijakan jangka pendek-menengah yang dapat mengurangi permintaan terhadap dolar AS, sehingga suplai dolar di dalam negeri lebih terkendali dan rupiah dapat lebih terjaga," tutur dia.

Pemerintah bakal meluncurkan sejumlah paket kebijakan ekonomi pada April mendatang guna mengurangi defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang selama ini menyebabkan rupiah terus tertekan. Salah satu paket kebijakan itu adalah memberikan insentif pajak kepada perusahaan PMA yang mereinvestasikan labanya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon