Likuidasi Petral Ditargetkan Rampung Tahun Depan
Rabu, 13 Mei 2015 | 13:53 WIB
Jakarta - Pemerintah memberi tenggat waktu kepada PT Pertamina (persero) untuk melikuidasi Pertamina Energy Trading (Petral) Group hingga April 2016 mendatang.
Selama kurun waktu kurang lebih setahun itu dipergunakan untuk audit investigasi terhadap Petral Group.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan Presiden Joko Widodo menekankan audit investigasi terhadap Petral dilakukan secara transparan dan dilaporkan secara berkala. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran hukum akan ditindaklanjuti oleh penegak hukum. "Target likuidasi Petral hingga April tahun depan selesai," kata Rini di Jakarta, Rabu (13/05).
Rini menuturkan audit investigasi itu akan dilakukan oleh auditor independen. Penunjukan auditor itu akan dilakukan oleh jajaran direksi dan komisaris Pertamina. Dia menegaskan proses likuidasi Petral dilakukan setelah audit investigasi rampung. "Lakukan audit investigasi dulu, baru jalan likuidasi," ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama Pertamina Dwi Soejipto menambahkan auditor yang dipilih merupakan auditor independen dengan kualifikasi baik dan terpercaya. Selain itu, dia bilang akan melibatkan sejumlah instansi terkait dalam audit investigasi tersebut seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Auditornya sedang kami proses," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




