ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Melantai di Bursa Efek, CGAS Targetkan Rp 179 Miliar dari IPO

Senin, 8 Januari 2024 | 14:46 WIB
ID
AD
Penulis: Investor Daily | Editor: AD
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Citra Nusantara Gemilang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia hari ini. Sebagai emiten baru, perusahaan di bidang perdagangan dan distribusi compressed natural gas ini memakai kode perdagangan CGAS.

CGAS menawarkan 531,42 juta saham baru atau senilai 30% dari modal. Dengan ekspektasi perolehan dana sebesar Rp 179 miliar, CGAS berencana untuk menggunakan dana tersebut untuk melanjutkan pembangunan stasiun liquified natural gas (LNG station) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2 atau sekitar 90% dari belanja modal tahun 2024.

"Saat ini kami masih dalam proses regulasi untuk pembangunan LNG station. Kami targetkan di kuartal 1 2024. Kami sudah berproses dari semester ini, dari kuartal 4 2023, kami targetkan bisa di-commisioning di 2024, karena di 2024 kami ada beberapa pembangunan mother station baru. Hampir selesai di Grobogan, Purwodadi dan di Manyar, Gresik," ucap Direktur Utama CGAS Andika Purwonugroho di BEI, Jakarta, Senin (8/1/2024).

Ke depannya, CGAS berharap dapat memperluas ekspansi mengingat adanya potensi sektor energi gas yang cukup menjanjikan.

ADVERTISEMENT

"Bicara energi gas, ke depan, sampai 2050 peluangnya cukup besar. Harapannya dua teknologi ini (LNG & CNG) yang akan menjadi solusi infrastruktur gas di Indonesia, baik di Jawa dan Sumatera. Ini in line dengan program infrastruktur pemerintah. Selama ada jalan yang bagus, ada tol, kita bisa menjangkau daerah-daerah yang tidak terjangkau energi gas di Indonesia," sambung Andika.

CGAS sendiri sebenarnya bukanlah pemain baru di industri minyak dan gas. Telah berdiri sejak tahun 2006, CGAS memproduksi 8,5 juta meter kubik gas per bulan dengan jangkauan seluruh Jawa dan Sumatera.

"Kami sekarang market share 30-40%. Kami masih paling atas di market share. Itu industri dan ritel secara volume. Secara kapasitas, kami memiliki 3 station utama di Cikarang, Waru Sidoarjo, dan Palembang. Secara total kami 8.5 juta meter kubik perbulan. Jangkauan kami seluruh Jawa dan Sumatera. Ke depan kita bangun station di Jateng berkapastitas 1,5 juta meter kubik perbulan," imbuh Andika.

CGAS mempercayakan PT Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dengan melantainya CGAS hari ini, CGAS mencatatkan diri sebagai perusahaan kedua yang melakukan IPO pada tahun 2024. 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon