ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Flat, Investor Menunggu Rilis Data Inflasi AS

Selasa, 9 April 2024 | 08:17 WIB
IH
AD
Penulis: Indah Handayani | Editor: AD
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (CNBC/CNBC)

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa perdagangan Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup flat pada Senin (8/4/2024). Hal itu akibat kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS) yang membuat investor enggan melangkah lebih jauh menjelang rilis data inflasi AS.

Dikutip dari Reuters Selasa (9/4/2024), Dow Jones Industrial Average turun tipis 11,24 poin (0,03%) menjadi ditutup pada 38.892,80. Hal serupa terjadi pada S&P 500 yang melemah 0,04% menjadi ditutup pada 5.202,39. Sementara itu, Nasdaq Composite ditutup naik tipis 0,03% pada 16.253,96.

Saham Tesla naik 4,9% setelah CEO Elon Musk mengatakan perusahaannya akan meluncurkan robotaxi pada awal Agustus mendatang.

ADVERTISEMENT

Yield obligasi naik, menghambat kenaikan pasar. Tingkat suku bunga pada obligasi AS 10 tahun naik sekitar 4 basis poin menjadi 4,42%.

Untuk mendapatkan petunjuk seberapa berhasil perjuangan The Fed melawan inflasi, investor dengan cermat menunggu pembacaan indeks harga konsumen dan produsen untuk Maret yang akan dirilis pada pekan ini. 
Angka CPI Maret juga sedang diamati dengan cermat untuk menilai waktu bank sentral akan mulai memangkas suku bunga.

Dow Jones yang terdiri dari 30 saham mencatat performa mingguan terburuknya sejak Maret 2023 pada minggu lalu. S&P 500 turun hampir 1% selama periode tersebut, penurunan mingguan terbesarnya sejak awal Januari.

Namun, pasar akhirnya ditutup dengan positif minggu lalu, setelah laporan pekerjaan yang lebih kuat dari yang diharapkan pada Jumat (5/4/2024).

Kenaikan mengejutkan dalam jumlah pegawai memberikan harapan kepada investor bahwa ekonomi yang kuat dapat terus mendukung pertumbuhan laba perusahaan, bahkan jika itu berarti suku bunga yang lebih tinggi untuk lebih lama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon