ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Energi Terbarukan Jadi Prioritas Kemendag dalam Kerja Sama Indonesia-UAE

Selasa, 7 Mei 2024 | 06:31 WIB
JG
AD
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: AD
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag  Didi Sumedi saat pernyataan pers di Forum Bisnis bertajuk Doing Business with Indonesia yang diselenggarakan oleh Dubai Chamber International di Raffles, Jakarta Selatan, pada Senin  6 Mei 2024.
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi saat pernyataan pers di Forum Bisnis bertajuk Doing Business with Indonesia yang diselenggarakan oleh Dubai Chamber International di Raffles, Jakarta Selatan, pada Senin 6 Mei 2024. (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengincar sektor energi terbarukan dalam hubungan kerja sama investasi dengan United Arab Emirates (UAE).

“Yang paling kami harapkan, pertama memang energi terbarukan itu. Salah satu perusahaan dari Uni Emirat Arab sudah berinvestasi di Indonesia, yaitu perusahaan solar panel terapung terbesar di Southeast Asia,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi.

Hal itu ia sampaikan dalam Forum Bisnis bertajuk "Doing Business with Indonesia" yang diselenggarakan oleh Dubai Chamber International di Raffles, Jakarta Selatan, pada Senin (6/5/2024).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, UAE memang sangat tertarik untuk berinvestasi di sektor energi terbarukan. Didi menganggap hal ini menjadi awal yang baik karena energi terbarukan masih sangat luas dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.

Selain itu, Kemendag juga menyasar investor UAE agar masuk ke sektor hilirisasi, terutama pada green aluminium. Didi mengatakan bahwa nantinya proyek green aluminium akan dikerjakan di Sumatera atau Sulawesi Barat.

“Harapan kami adalah green aluminium yang diproduksi di Indonesia bekerja sama dengan Uni Emirate Arab bisa leading market di dunia,” ujar Didi.

Sejauh ini, Emirates Global Aluminium (EGA) sedang dalam proses penjajakan dengan beberapa perusahaan di Indonesia, baik perusahaan negeri maupun swasta. Didi berharap semoga EGA dapat segera menemukan partner yang cocok.

Pemerintah terus berusaha membangun kerja sama dengan UAE, khususnya Dubai agar dapat membuka jalan bagi negara-negara di Timur Tengah lainnya untuk berinvestasi atau bekerja sama dengan Indonesia.

“UAE memiliki kapasitas keuangan yang sangat besar, tetapi mereka cenderung hanya mengincar investasi brownfield atau membeli fasilitas yang sudah ada karena mereka sudah sangat kuat,” imbuh Didi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

UEA Diduga Diam-diam Serang Teheran di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran

UEA Diduga Diam-diam Serang Teheran di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran

INTERNASIONAL
Perang Iran Sebabkan Permintaan Emas Uni Emirat Arab Turun 40 Persen

Perang Iran Sebabkan Permintaan Emas Uni Emirat Arab Turun 40 Persen

EKONOMI
Fasilitas Minyak UEA Diserang Iran, Pemimpin Dunia Peringatkan Krisis!

Fasilitas Minyak UEA Diserang Iran, Pemimpin Dunia Peringatkan Krisis!

INTERNASIONAL
Uni Emirat Arab Umumkan Keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026

Uni Emirat Arab Umumkan Keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026

EKONOMI
Putri Kusuma Wardani Cetak Skor Afrika pada BAC 2026

Putri Kusuma Wardani Cetak Skor Afrika pada BAC 2026

SPORT
Iran Serang Kantor Raksasa Teknologi AS Oracle di Dubai

Iran Serang Kantor Raksasa Teknologi AS Oracle di Dubai

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon