ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perhiasan Jadi Biang Keladi Turunnya Nilai Ekspor pada April

Rabu, 15 Mei 2024 | 11:54 WIB
AK
WP
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: WBP
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor.
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor. (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, Beritasatu.com- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$ 19,62 miliar pada April 2024 turun 12,97% dari Maret 2024. Namun, tumbuh tipis 1,72% dibandingkan April 2023.

“Penurunan nilai ekspor April  secara bulanan didorong tertekannya ekspor nonmigas terutama pada logam mulia, perhiasan, atau permata dengan andil penurunan 2,12%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Rabu (15/5/2024). 

Dia mengatakan mesin dan perlengkapan elektronika serta bagiannya dengan andil penurunan 1,44%. Sedangkan kendaraan dan bagiannya memiliki andil penurunan 0,77%. 

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan ekspor migas mencapai US$ 1,35 miliar pada April 2024 atau tumbuh 5,03% dari Maret 2024. Peningkatan ekspor migas didorong kenaikan nilai ekspor gas dengan andil 0,8%. Sementara nilai ekspor nonmigas mencapai US$ 18,27 miliar atau turun 14,06% dari bulan sebelumnya.

Jika dilihat secara tahunan, ekspor tumbuh 1,72% karena terjadinya peningkatan ekspor nonmigas terutama pada logam mulia perhiasan permata, barang dari besi dan baja, serta nikel.

Apabila diperinci menurut sektor, maka ekspor nonmigas terbagi dalam tiga sektor. Secara tahunan semua sektor mengalami penurunan kecuali pertanian yang meningkat 16,91%. Sedangkan penurunan terdalam terjadi pada industri pengolahan yang turun 11,49%.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon