ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Makanan, Minuman, dan Tembakau Pemicu Deflasi Juli 0,18 Persen

Kamis, 1 Agustus 2024 | 17:56 WIB
MS
WP
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: WBP
Salah satu pedagang di pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang, Sabtu, 2 Maret 2024.
Salah satu pedagang di pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang, Sabtu, 2 Maret 2024. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,18% pada Juli 2024 secara bulanan atau (month to month/mtm). Ini menjadi deflasi ketiga secara berturut-turut sejak Mei 2024.

“Sementara secara tahunan (year on year/yoy) terjadi inflasi sebesar 2,13% dan secara tahun kalender (year to date/ytd) terjadi inflasi 0,89%," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,97% serta memberikan andil deflasi sebesar 0,28%. “Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang deflasi selama empat bulan berturut-turut,” kata dia

ADVERTISEMENT

Selain itu, komoditas utama penyumbang deflasi, yakni bawang merah sebesar 0,11%, cabai merah menyumbang andil deflasi sebesar 0,09%, tomat menyumbang adalah deflasi sebesar 0,07%, dan daging ayam ras menyumbang andil deflasi sebesar 0,04%.

BPS juga menjabarkan, peristiwa yang dapat berpengaruh terhadap indikator-indikator harga. Pertama, perkembangan curah hujan dalam 2 bulan terakhir. Pada Juni 2024, curah hujan rendah terjadi di sebagian wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Curah hujan rendah berdampak kepada produksi hortikultura di dalam negeri.

Sementara itu, komoditas utama penyumbang andil inflasi, yakni cabai rawit dan beras masing-masing sebesar 0,04 persen. Kemudian disusul emas perhiasan, kopi bubuk, kentang, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT) dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,01%. “Kelompok pendidikan juga mengalami inflasi sebesar 0,69% atau memberikan andil inflasi sebesar 0,04%,” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

MULTIMEDIA
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

MULTIMEDIA
Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

MULTIMEDIA
Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

JAKARTA
IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon