Prabowo Undang Pengusaha Besar ke Istana, Ada Gebrakan Ekonomi?
Jumat, 7 Maret 2025 | 15:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto kembali mengundang sejumlah pengusaha besar Indonesia dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (7/3/2025). Pertemuan ini menarik perhatian publik karena melibatkan tokoh-tokoh bisnis terkemuka di Tanah Air.
Para pengusaha mulai berdatangan ke Istana sejak pukul 14.00 WIB. Salah satu yang pertama tiba adalah pemilik PT Adaro Energy, Garibaldi "Boy" Thohir. Saat ditemui awak media, Boy memberikan pernyataan singkat terkait agenda pertemuan tersebut.
"(Pertemuan) kayaknya mungkin ada tamu deh, ada tamu negara," ujar Boy kepada wartawan tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Boy juga menyebutkan bahwa selain dirinya, beberapa tokoh bisnis lainnya turut hadir dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo. Di antaranya adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, serta Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Arsjad Rasjid.
Selain Boy Thohir, Presiden Prabowo juga mengundang sejumlah pengusaha besar lainnya. Beberapa nama yang hadir dalam pertemuan ini, antara lain Anthony Salim, Sugianto Kusuma alias Aguan, Prajogo Pangestu, Franky Wijaya, Dato Sri Tahir, James Riady, Tomy Winata, Chairul Tanjung, Hilmi Panigoro, serta Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam.
Dalam kesempatan tersebut, Boy juga menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan kali pertama terjadi. Sehari sebelumnya, yakni pada Kamis (6/3/2025), ia bersama delapan pengusaha besar Indonesia telah lebih dulu bertemu dengan Prabowo di Istana.
"(Prabowo berpesan) kita semua diminta untuk berkontribusi, baik itu pengusaha, masyarakat kelas menengah, individu, semua pihak harus bergotong royong membangun negara ini. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?" jelas Boy saat menanggapi pengusaha besar ke Istana.
Lebih lanjut, Boy mengungkapkan optimisme terhadap kebijakan ekonomi yang diterapkan di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia bahkan mengingat kembali pertemuan sebelumnya di mana dirinya bersama kolega di sektor pasar modal turut memberikan dukungan terhadap stabilitas ekonomi nasional.
"Menurut saya ini langkah yang sangat positif. Seperti yang saya sampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo, saat hari Selasa lalu saham sempat turun, kami di pasar modal juga langsung bergerak. Ada aksi buyback dan berbagai upaya lain yang dilakukan untuk mendukung pasar, dan hasilnya pasar langsung rebound," tambahnya.
Pengusaha besar ke Istana ini diyakini menjadi bagian dari upaya pemerintahan Prabowo untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun perekonomian nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




