ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI Perkirakan CAD 2015 2,5 Persen

Kamis, 2 Juli 2015 | 20:40 WIB
MW
B
Penulis: Margye J Waisapy | Editor: B1
Gedung Bank Indonesia
Gedung Bank Indonesia (AFP Foto/Dimas Ardian)

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan, defisit transaksi berjalan (current account deficit/ CAD) 2015 akan mencapai 2,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau menurun dari realisasi 2014 yang mencapai 2,9 persen.

Perkiraan ini dengan melihat kinerja impor yang turun signifkan di tengah kinerja ekspor yang menurun.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kinerja ekspor yang menurun tersebut merupakan imbas hasil dari kondisi ekonomi global. Misalnya, pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat, serta harga sejumlah komoditas eskpor yang menurun mendorong impor yang terjun tajam.

Hal ini pun sejalan dengan kegiatan dalam negeri yang belum berjalan seignifikan pada semester I-2015, misalnya pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

"Untuk keseluruhan 2015 CAD akan turun dibandingkan 2014 sekitar US$ 21 miliar atau sekitar 2,5 persen dari PDB," ungkap Perry dalam rapat panitia kerja (Panja) Laporan Semester I dengan Badan Anggaran (Banggar) di gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/7).

Namun, BI menilai, pembangunan infrastruktur akan mulai gencar pada kuartal III dan IV. Menurut Perry, apabila fiskal semakin menguat akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan. Implikasinya memang impor akan meningkat, tapi secara keseluruhan itu tidak akan terlalu besar.

Kendati akan ada absorbsi belanja modal yang mendorong impor meningkat tidak akan membahayakan CAD pada level 2,5 persen.

Bahkan proyeksi CAD yang menurun akan mendorong stabilitas kondisi rupiah di tengah ketidakpastian kondisi global dari rencana kenaikan Fed Fund Rate dan krisis Yunani. BI pun tidak akan ragu untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing (valas).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon