Santan Gantikan Susu di Kopi, Menko Pangan: Kelapa Jadi Mahal Sekarang
Kamis, 15 Mei 2025 | 15:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan Zulkifli Hasan ikut menghadiri sekaligus meresmikan World of Coffee Jakarta di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada Kamis (15/5/2025). Zulhas menyebutkan olahan santan menjadi pengganti susu dalam minuman kopi, ikut menyumbang kenaikan harga kelapa nasional.
Zulhas menjelaskan olahan susu santan ini kini tengah digemari oleh warga Tiongkok. Tingginya minat olahan susu santan kelapa tersebut, disebut Zulhas, menjadi penyebab utama tingginya ekspor kelapa Indonesia ke negara Tiongkok.
"Kelapa sekarang langka, karena kelapa sama teman-teman dari Tiongkok diolah jadi susu. Jadi di Tiongkok, sekarang orang minum kopi bukan pakai susu tapi pakai santan kelapa, jadi kelapa mahal sekarang," ujar Menko Pangan dalam sambutannya, Kamis (15/5/2025).
Zulhas mengatakan, produksi perkebunan seperti kopi, cokelat dan kelapa, kini juga menjadi perhatian pemerintah selain beras dan jagung. Hal ini disebutnya karena harga produksi perkebunan tersebut tengah dalam fase yang positif.
"Pemerintah tidak hanya fokus kepada pangan pokok seperti gabah dan jagung, tetapi sekarang kita concern terhadap juga perkebunan yang sangat menguntungkan seperti kopi, coklat harganya bagus sekali sekarang," tutur Zulhas.
Perihal kopi, Zulhas mengatakan dirinya bangga karena Indonesia bisa menjadi tuan rumah dari gelaran festival kopi terbesar dunia. Dia menyebutkan festival World of Coffee biasanya digelar di negara konsumen, namun kali ini dihelat di negara produsen.
"Akhirnya World of Coffee, ini hadir di Indonesia, bukan biasanya di negara konsumen ini hadir di tempat negara produksi kopi," tegas Zulhas.
BACA JUGA
Suradi dan Dunia Kopi
Sebelumnya, Harga santan kelapa di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung mengalami kenaikan yang signifikan hingga 50 persen. Sejak dua bulan terakhir, warga membeli harga santan kelapa dengan harga Rp 30.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 20.000 per kilogram.
Dari pantauan di Pasar Central, Unit Dua, Banjar Agung, Tulang Bawang, Senin (5/5/2025) harga santan kelapa mengalami lonjakan harga sejak dua bulan terakhir. Tidak tanggung-tanggung kenaikan harga santan kelapa mencapai 50 persen.
Saat ini, para pedagang di Pasar Central Unit Dua menjual santan kelapa dengan harga Rp 30.000 per kilogram. Sebelum terjadi lonjakan harga, para pedagang menjual santan kelapa dengan harga Rp 15.000 per kilogram.
Menurut keterangan para pedagang, selain disebabkan pasokan kelapa dari agen ke pedagang yang minim, harga santan kelapa naik juga disebabkan ekspor kelapa ke luar negeri.
Seperti diungkapkan Menko Pangan, Nur Sofiah (38) warga Unit Dua, Banjar Agung mengatakan, untuk saat ia tidak mengalami kesulitan mendapatkan santan kelapa. Namun, ia harus membeli santan dengan harga yang mahal. "Mahal harganya, sekarang Rp 30.000 per kilogram. Enggak sulit mendapatkannya, tetapi harganya yang mahal," ucap Nur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




