ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil: Daerah Harus Nikmati Manfaat Ekonomi Hilirisasi Tambang

Kamis, 26 Juni 2025 | 07:00 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan sambutan dalam pembukaan acara Energi dan Mineral Forum 2025 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi dengan media grup B-Universe di Jakarta, Senin 26 Mei 2025.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan sambutan dalam pembukaan acara Energi dan Mineral Forum 2025 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi dengan media grup B-Universe di Jakarta, Senin 26 Mei 2025. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa daerah harus memperoleh porsi keekonomian yang lebih besar dalam subsektor pertambangan dan hilirisasi.

Menurut Bahlil, pemerintah saat ini mendorong kolaborasi erat antara investor, pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat guna mewujudkan keadilan sosial yang merata di seluruh Indonesia.

"Hilirisasi ke depan harus memberikan keadilan bagi daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat lokal. Nilai tambahnya justru harus paling banyak dinikmati oleh masyarakat daerah," tegas Bahlil dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menekankan agar keuntungan ekonomi dari sektor tersebut tidak justru dibawa keluar oleh para investor tanpa memberi dampak signifikan bagi daerah penghasil tambang.

Bahlil mencontohkan keberhasilan hilirisasi di Maluku Utara dan Sulawesi Tengah, yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai 20%, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berkisar 6%. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti nyata potensi transformasi ekonomi lewat hilirisasi industri di daerah.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesinambungan dalam proses hilirisasi. Pemerintah kini sedang menyusun peta jalan hilirisasi pascatambang, termasuk pengembangan industri baru untuk menjaga stabilitas ekonomi setelah aktivitas tambang selesai.

"Jadi, kalau sekarang mereka bermain di tambang, ke depan harus mulai masuk ke sektor-sektor unggulan lain. Tujuannya agar saat tambang berhenti, mereka tetap bisa menopang ekonomi daerah," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Energi Meroket, Bea Keluar Batu Bara Jadi Andalan Negara

Harga Energi Meroket, Bea Keluar Batu Bara Jadi Andalan Negara

EKONOMI
Komitmen Bahlil Wujudkan Hilirisasi Berkeadilan bagi Rakyat dan Daerah

Komitmen Bahlil Wujudkan Hilirisasi Berkeadilan bagi Rakyat dan Daerah

EKONOMI
Hilirisasi Tambang dan Industri Hijau Masih Menjanjikan di Indonesia

Hilirisasi Tambang dan Industri Hijau Masih Menjanjikan di Indonesia

EKONOMI
Emil Dardak: Hilirisasi Tambang Harus Transparan dan Adil

Emil Dardak: Hilirisasi Tambang Harus Transparan dan Adil

JAWA TIMUR
Emil Dardak Bongkar Tantangan Hilirisasi Tambang di Daerah

Emil Dardak Bongkar Tantangan Hilirisasi Tambang di Daerah

JAWA TIMUR
IMA Minta Pemerintah Bangun Industri Hilir Tambang Nasional

IMA Minta Pemerintah Bangun Industri Hilir Tambang Nasional

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon