Bahlil: Daerah Harus Nikmati Manfaat Ekonomi Hilirisasi Tambang
Kamis, 26 Juni 2025 | 07:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa daerah harus memperoleh porsi keekonomian yang lebih besar dalam subsektor pertambangan dan hilirisasi.
Menurut Bahlil, pemerintah saat ini mendorong kolaborasi erat antara investor, pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat guna mewujudkan keadilan sosial yang merata di seluruh Indonesia.
"Hilirisasi ke depan harus memberikan keadilan bagi daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat lokal. Nilai tambahnya justru harus paling banyak dinikmati oleh masyarakat daerah," tegas Bahlil dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
Ia menekankan agar keuntungan ekonomi dari sektor tersebut tidak justru dibawa keluar oleh para investor tanpa memberi dampak signifikan bagi daerah penghasil tambang.
Bahlil mencontohkan keberhasilan hilirisasi di Maluku Utara dan Sulawesi Tengah, yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai 20%, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berkisar 6%. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti nyata potensi transformasi ekonomi lewat hilirisasi industri di daerah.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesinambungan dalam proses hilirisasi. Pemerintah kini sedang menyusun peta jalan hilirisasi pascatambang, termasuk pengembangan industri baru untuk menjaga stabilitas ekonomi setelah aktivitas tambang selesai.
"Jadi, kalau sekarang mereka bermain di tambang, ke depan harus mulai masuk ke sektor-sektor unggulan lain. Tujuannya agar saat tambang berhenti, mereka tetap bisa menopang ekonomi daerah," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




