Pengguna QRIS di Indonesia Tembus 50 Juta Per Maret 2025
Minggu, 20 Juli 2025 | 11:36 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Hingga Maret 2025, tercatat lebih dari 50 juta orang di Indonesia menggunakan transaksi keuangan secara daring melalui metode quick response code Indonesian standard (QRIS).
“QRIS sudah digunakan oleh lebih dari 50 juta pengguna per Maret 2025,” ujar Deputi Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Himawan Kusprianto saat ditemui di Surabaya pada Sabtu (19/7/2025).
Ia menjelaskan, sistem pembayaran nasional tengah mengalami transformasi besar-besaran melalui penguatan kanal digital, dan QRIS saat ini menjadi inovasi paling signifikan dalam lima tahun terakhir.
“Ini pencapaian luar biasa jika dibandingkan dengan kartu debit maupun kredit yang butuh lebih dari dua dekade untuk menjangkau jumlah tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut Himawan menambahkan, QRIS dinilai efektif dalam memperluas akses keuangan, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang saat ini mendominasi pengguna QRIS hingga 93%.
Sistem QRIS kini tidak hanya berlaku untuk transaksi di dalam negeri, tetapi juga mendukung transaksi lintas negara atau cross-border yang telah diimplementasikan bersama negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Menurut Himawan, penguatan sistem pembayaran domestik tidak hanya ditujukan untuk efisiensi nasional, tetapi juga untuk mendukung regional payment connectivity (RPC) di kawasan Asia Tenggara.
“Aktivitas QRIS cross-border menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dalam dua tahun terakhir, dengan Indonesia sebagai pelopor di antara negara-negara anggota ASEAN,” pungkas Himawan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




