ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Airlangga: IEU-CEPA Buka Peluang Ekspor UMKM ke 27 Negara Eropa

Jumat, 22 Agustus 2025 | 13:14 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi narasumber saat Investor Daily Round Table dengan tema Diplomasi Ekonomi: Menavigasi Tantangan Global Menuju Kemitraan Ekonomi Baru di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin 28 Juli 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi narasumber saat Investor Daily Round Table dengan tema Diplomasi Ekonomi: Menavigasi Tantangan Global Menuju Kemitraan Ekonomi Baru di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin 28 Juli 2025. (Berita Satu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) membuka peluang bagi UMKM Indonesia untuk menembus pasar Eropa.

“Indonesia sudah bersepakat dalam IEU-CEPA. Barang Indonesia kalau ekspor ke (Uni) Eropa, tarifnya 0. Ini menjadi kesempatan bagi UMKM untuk mendorong orientasi ekspor. Pasar Eropa dengan 27 negara memiliki potensi sangat besar,” ujar Airlangga dalam acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Perundingan IEU-CEPA telah berlangsung sekitar 10 tahun dan dijadwalkan disahkan pada September mendatang. Airlangga menilai kemitraan dagang ini penting untuk memperluas pasar Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat perang tarif.

ADVERTISEMENT

Selain membuka akses ekspor, pemerintah juga fokus memperkuat produksi dan konsumsi dalam negeri. “Produksi atau industri harus didorong, dan pemanfaatan KUR untuk sektor produksi harus ditingkatkan serta dijaga,” jelas Airlangga.

Ia menambahkan bahwa optimisme tetap dibutuhkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2025. “Kita melihat investasi meningkat Rp 924 triliun, impor barang modal naik 32,5% secara tahunan, dan belanja modal pemerintah naik 17,94%,” kata dia.

Selain itu, pemerintah telah menyalurkan bantuan ekonomi Rp 61 triliun untuk meningkatkan daya beli dan melakukan deregulasi yang mempermudah perizinan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Airlangga juga menekankan pentingnya digitalisasi UMKM, baik dalam pemasaran maupun tata kelola.

“Dengan digitalisasi dan e-governance, UMKM bisa terdata dengan baik dan lebih mudah berkembang,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RI Wajib Perkuat Diplomasi Global Hadapi Dampak EUDR

RI Wajib Perkuat Diplomasi Global Hadapi Dampak EUDR

EKONOMI
IEU CEPA Diterjemahkan ke 24 Bahasa, Menuju Pembahasan Parlemen Eropa

IEU CEPA Diterjemahkan ke 24 Bahasa, Menuju Pembahasan Parlemen Eropa

EKONOMI
IEU-CEPA Diharap Jadi Solusi Redam Sengketa Dagang RI-Uni Eropa

IEU-CEPA Diharap Jadi Solusi Redam Sengketa Dagang RI-Uni Eropa

EKONOMI
Airlangga: IEU-CEPA Terobosan Besar, Perdagangan RI Diproyeksi Naik

Airlangga: IEU-CEPA Terobosan Besar, Perdagangan RI Diproyeksi Naik

EKONOMI
Mendag: CEPA dengan Kanada dan Uni Eropa Perkuat Ekspor Indonesia

Mendag: CEPA dengan Kanada dan Uni Eropa Perkuat Ekspor Indonesia

EKONOMI
IEU-CEPA Buka Peluang Investasi Kendaraan Listrik di Indonesia

IEU-CEPA Buka Peluang Investasi Kendaraan Listrik di Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon