ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

MoU Hari Ketiga Trade Expo Indonesia 2025 Tembus US$ 1,15 Miliar

Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:41 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat membuka pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat membuka pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Beritasatu.com/Alfida Rizky Febrianna)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengumumkan nilai nota kesepahaman (MoU) pembelian produk Indonesia pada hari ketiga Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 mencapai US$ 1,15 miliar atau setara lebih dari Rp 18 triliun.

“MoU untuk hari ketiga mencatatkan nilai sebesar US$ 1,15 miliar dan kami sangat mengapresiasi capaian ini. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras para pelaku usaha dalam mempromosikan produk-produk berkualitas tinggi Indonesia,” ujar Mendag Budi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Pria yang akrab disapa Busan itu menjelaskan, terdapat 22 nota kesepahaman yang ditandatangani antara eksportir Indonesia dan pembeli dari berbagai negara. Menurutnya, hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar global terhadap produk buatan Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Antusiasme pembeli internasional menunjukkan bahwa produk Indonesia semakin diakui di pasar dunia, baik dari sisi kualitas maupun daya saingnya,” tambahnya.

Budi optimistis aktivitas di area pameran akan terus meningkat hingga hari terakhir penyelenggaraan TEI 2025. Pameran berskala internasional ini digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 15-19 Oktober 2025.

TEI 2025 menghadirkan beragam produk unggulan ekspor Indonesia dalam tiga zona utama, yakni Zona Produk Pangan dan Pertanian, Zona Produk Manufaktur, serta Zona Jasa dan Gaya Hidup.

Mendag Busan juga memberikan apresiasi kepada perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri atas peran aktif mereka mendatangkan pembeli potensial dari mancanegara. Ia berharap peningkatan ekspor ini juga dirasakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).

“Program tersebut menjadi jembatan bagi UMKM untuk bertemu dengan pembeli potensial melalui berbagai kegiatan business matching daring yang difasilitasi oleh para perwadag RI,” tutur Budi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

TEI 2025 Jadi Momentum Pelaku Usaha Go International

TEI 2025 Jadi Momentum Pelaku Usaha Go International

EKONOMI
Renewable Energy Certificate (REC) Dinilai sebagai Instrumen Penting dalam Mendorong Transisi Energi Bersih

Renewable Energy Certificate (REC) Dinilai sebagai Instrumen Penting dalam Mendorong Transisi Energi Bersih

EKONOMI
Kemendag, Kadin dan Astra Kolaborasi Pacu Ekspor pada TEI 2025

Kemendag, Kadin dan Astra Kolaborasi Pacu Ekspor pada TEI 2025

EKONOMI
TEI ke-40 Resmi Dibuka, Hadirkan Keunggulan Produk Indonesia Tanpa Batas

TEI ke-40 Resmi Dibuka, Hadirkan Keunggulan Produk Indonesia Tanpa Batas

EKONOMI
Lewat TEI, Sate Senayan hingga Pagi Sore Bakal Ekspor ke Eropa

Lewat TEI, Sate Senayan hingga Pagi Sore Bakal Ekspor ke Eropa

EKONOMI
Trade Expo Indonesia ke-40 Dibuka, 8.045 Buyer dari 130 Negara Hadir

Trade Expo Indonesia ke-40 Dibuka, 8.045 Buyer dari 130 Negara Hadir

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon