Ikuti Emas, Harga Perak Dunia Hari Ini Naik Sentuh US$ 88,69
Rabu, 11 Maret 2026 | 08:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga perak dunia mencatat penguatan pada perdagangan Selasa (10/3/2026) seiring meningkatnya minat investor terhadap logam mulia di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan meredanya kekhawatiran inflasi global.
Harga perak di pasar spot naik 1,88% hingga mencapai US$ 88,59 per ons. Tren penguatan tersebut berlanjut pada perdagangan Rabu (11/3/2026) pagi dengan kenaikan 0,41% atau sekitar 0,36 poin sehingga berada di level US$ 88,69 per ons.
Penguatan harga perak terjadi seiring pergerakan logam mulia lain yang juga meningkat. Indeks dolar AS yang melemah membuat komoditas yang diperdagangkan menggunakan mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi investor global sehingga mendorong permintaan.
Selain itu, penurunan harga minyak mentah dari level tertinggi turut meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi. Kondisi ini membuat investor kembali melirik logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak ke titik tertinggi dalam lebih dari tiga tahun pada Senin (9/3/2026) akibat ketegangan di Timur Tengah. Namun pada Selasa (10/3/2026), harga energi tersebut terkoreksi setelah muncul pernyataan dari Presiden AS Donald Trump yang menyebut konflik di kawasan itu berpotensi segera mereda.
Pelaku pasar kini juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk indeks harga konsumen (CPI) serta personal consumption expenditures (PCE) yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut dinilai dapat memberikan petunjuk terkait arah kebijakan suku bunga bank sentral AS.
Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan pada 17-18 Maret mendatang.
Sementara itu, di pasar logam mulia lainnya, harga platinum spot tercatat menguat 0,76% menjadi US$ 2.203,12 per ons. Berbeda dengan logam lainnya, paladium justru melemah 1,9% ke level US$ 1.663,12 per ons.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




