ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil Sebut 2 Kargo Bahan Bakar Bakal Masuk dari Australia

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:22 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi Kapal Tanker.
Ilustrasi Kapal Tanker. (Financial Times/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan dua kargo liquefied petroleum gas (LPG) dari Australia akan masuk ke Indonesia pada akhir pekan ini untuk memperkuat pasokan energi menjelang Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.

“Di akhir minggu ini kita masuk dua kargo dari Australia untuk LPG,” ujar Bahlil dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut Bahlil, tambahan pasokan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi global, khususnya dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu sumber impor LPG Indonesia.

Ia menjelaskan sekitar 70%–72% impor LPG Indonesia berasal dari Amerika Serikat, sekitar 20% dari kawasan Timur Tengah, sementara sisanya dipasok dari sejumlah negara lain.

ADVERTISEMENT

Untuk mengurangi risiko gangguan pasokan, pemerintah melakukan diversifikasi sumber impor dengan membuka peluang tambahan pasokan dari sejumlah negara, termasuk Australia.

Di sisi lain, Bahlil memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG secara nasional masih dalam kondisi aman menjelang periode mudik Lebaran.

Menurutnya, cadangan berbagai jenis BBM saat ini berada di atas batas minimum sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.

“Jadi saya pikir untuk urusan bensin, Insyaallah clear Bapak (Presiden). Cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG, Insyaallah aman Bapak,” kata Bahlil.

Dalam paparannya, Bahlil menyebut cadangan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dengan RON 90 tercatat mencapai sekitar 24,39 hari.

Sementara itu, cadangan Jenis BBM Umum (JBU) RON 92 berada di kisaran 28 hari dan RON 98 sekitar 31 hari.

Untuk jenis solar subsidi, cadangan diperkirakan mencapai sekitar 16,41 hari. Adapun solar dengan cetane number (CN) 53 tercatat sekitar 46 hari, sedangkan avtur sekitar 38 hari.

Bahlil menambahkan pasokan solar relatif lebih stabil karena seluruh produksinya berasal dari dalam negeri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Harga Minyak: Turun Tipis Menanti Pertemuan Trump dengan China

Update Harga Minyak: Turun Tipis Menanti Pertemuan Trump dengan China

EKONOMI
Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

EKONOMI
Miliarder Nigeria Ingin Bangun Kilang Minyak di Kenya

Miliarder Nigeria Ingin Bangun Kilang Minyak di Kenya

EKONOMI
Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

EKONOMI
Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

EKONOMI
Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon