Asosiasi Tambang Diminta Sampaikan Usulan Insentif
Selasa, 8 September 2015 | 20:48 WIB
Jakarta - Satuan Tugas Hilirisasi Mineral Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta asosiasi tambang menyampaikan usulan kepada pemerintah mengenai bentuk insentif yang diinginkan. Insentif tersebut terkait percepatan pembangunan industri pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri (smelter).
"Setiap komoditas tambang memiliki karakteristik yang berbeda sehingga tidak bisa diperlakukan sama rata. Oleh sebab itu, silahkan sampaikan usulan kepada pemerintah," kata Anggota Satgas Hilirisasi Mineral Kadin Indonesia Vince Gowan di Jakarta, Selasa (8/9).
Vince menuturkan pihaknya sudah bertemu dengan Ketua Asosiasi Pengusaha Bauksit dan Bijih Besi Indonesia (APB3I) Erry Sofyan mengenai usulan Kadin kepada pemerintah. Dia mengakui hanya ada satu perusahaan bauksit yang memberikan usulan terkait insentif dalam rapat pembahasan pada awal September kemarin.
"Tidak semua pemain punya pandangan sama. Pemain bauksit silahkan membikin satu usulan yang berkaitan untuk didiskusi lebih lanjut," ujarnya.
Vince yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Indonesian Smelter & Mineral Processing Association (ISPA) membeberkan insentif yang diusulkan itu antara lain pemerintah memberi pengusaha smelter kemudahan perizinan, tax holiday, pembebasan bea masuk barang modal, pembebasan PPn impor, pembiayaan dan pendanaan.
"Untuk pembiayaan kami meminta bank jangan memasukan investasi smelter sebagai negative risk," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




