PLN Terjunkan Tim Gabungan Percepat Pemulihan Pasokan Listrik di Sulteng
Selasa, 22 September 2015 | 18:17 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) menerjunkan tim gabungan untuk melakukan upaya percepatan pemulihan pasokan listrik di beberapa daerah di Sulawesi Tengah. Tim gabungan itu merupakan petugas PLN Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), AP2B Sistem Minahasa, PLN Area Palu, Tim PDKB Manguni serta dari UPK Jaringan Sulawesi II.
General Manager PLN Wilayah Suluttenggo, Baringin Nababan, mengatakan tiga buah tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 ribu volt (150 kV) mengalami ganguan. Akibatnya pasokan listrik yang dihasilkan dari PLTA Poso ke beberapa daerah, seperti Poso, Parigi, Sigi, Donggala dan Palu, menjadi terkendala dan menyebabkan defisit daya listrik. Hal ini membuat PLN melakukan pemadaman secara bergilir.
"Tim Gabungan ini telah dapat melakukan pekerjaan recovery dan mengoperasikan 1 dari 2 line pada Rabu (23/9) sore. Satu line diharapkan dapat dioperasikan untuk menyalurkan listrik dari PLTA Poso," kata Baringin dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (22/9).
Baringin menuturkan penyebab terganggunya 3 tower transmisi lantaran tumbangnya pohon besar yang berada di sisi tebing yang menimpa jaringan transmisi. Sebelumnya di lokasi sekitar tower, terjadi kebakaran hutan di daerah Pamona, Poso. Kerusakan yang menimpa 3 tower milik PLN yakni pada Tower 79 terdapat 2 line kendor dan beberapa keping isolator pecah. Tower 80 terdapat line 1, 3 set Traverse jatuh ke tanah, line 2, 3 set Traverse bengkok ke dalam. Sedangkan Tower 81 terdapat line 1, 3 berkas kawat lepas dari isolator.
"Dampak dari terganggunya 3 tower tersebut, pasokan listrik dari PLTA Poso ke arah Gardu Induk (GI) Poso sebesar 8 MW, ke GI Tambarana 9 MW, dan juga ke GI Sidera (Palu Baru) yang menyuplai kebutuhan listrik sebesar 24 MW menjadi terkendala," ujarnya.
Dikatakannya, untuk tahap awal, telah dilakukan manuver pola operasi dengan mengalihkan beban GI Tambarana yang disuplai dari GI Parigi, kemudian suplai listrik ke GI Sidera dipasok dari sistem 20 kV Palu. PLN mengoptimalkan suplai dari seluruh pembangkit listrik yang ada (existing) untuk mengurangi defisit daya yang terjadi karena hilangnya untuk sementara waktu pasokan listrik dari PLTA Poso.
"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang harus dialami masyarakat dan berharap pengertiannya sehubungan kekurangan pasokan listrik yang terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Tengah," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




