Pembentukan CPOPC RI-Malaysia Dongkrak Harga CPO US$ 600 Per Ton
Sabtu, 3 Oktober 2015 | 23:47 WIB
Jakarta-Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan bahwa Indonesia dan Malaysia sepakat membentuk Dewan Negara Produsen Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC). CPOPC akan diresmikan pada akhir bulan ini, bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Malaysia.
Rizal Ramli meyakini, keberadaan CPOPC tersebut akan efektif mengatur harga minyak sawit di pasar global. Karena pangsa pasar produksi Indonesia dan Malaysia mencapai 85% dari produksi global. "Saatnya produsen besar mengatur harga," kata Rizal Ramli saat konferensi pers usai pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia di Hotel Fairmont Jakarta, Sabtu (3/10).
Rizal mengatakan, isu CPOPC saja sudah berhasil mendongkrak harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Dikatakan, pada akhir Agustus ketika para menteri pertama kali bertemu di Malaysia harga sawit hanya US$ 500 per ton, sekarang sudah US$ 600 per ton. "Memang ada faktor El Nino, tapi pasar ternyata memahami bila Indonesia gabung Malaysia ada efeknya terhadap stabilisasi harga," ungkap Rizal Ramli.
Dalam pertemuan bilateral tersebut dihadiri Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menteri PPN/Kepla Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Datuk Amar Douglas Uggah Ambas, dan sejumlah asosiasi sawit kedua negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




