ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekspor Toyota Tembus 169.000 Unit

Senin, 21 Desember 2015 | 13:34 WIB
RK
B
Penulis: Rahajeng KH | Editor: B1
Toyota Vios Sportivo TRD yang dipamerkan di IIMS 2014.
Toyota Vios Sportivo TRD yang dipamerkan di IIMS 2014. (BeritaSatu.com/ Carla Isati Octama)

Jakarta- Hingga November 2015 ini, ekspor kendaraan bentuk utuh (Completely Built-up Unit/CBU) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencapai 169.000 unit. Angka ini melebihi capaian total volume ekspor tahun lalu sebanyak 160.000 unit. Secara keseluruhan performa ekspor ini telah mencapai 97% dari target yang ditetapkan Toyota di awal tahun yang berjumlah 175.000 unit.

"Dengan segala dukungan dari seluruh rantai pasok Toyota di Indonesia, kami optimistis bahwa target penjualan ekspor tahun 2015 akan dapat tercapai dengan baik. Di sisa 1 bulan terakhir, kami berharap selisih 6.000 unit CBU dapat dikejar sesuai dengan yang direncanakan," kata I Made Dana Tangkas, Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Senin (21/12).

Kontribusi ekspor terbesar disumbang oleh 14.000 unit Kijang Innova, 42.000 unit Fortuner, 48.000 unit Vios, serta 65.000 unit model ekspor lainnya yaitu Yaris, Avanza, Rush, Agya, dan Town Lite/Town Ace.

Made mengatakan, ekspor Toyota Indonesia meningkat signifikan sejak dimulainya proyek IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) pada 2004. Kinerja ekspor di awal proyek ini menorehkan angka sekitar 7.000 unit per tahun.
Seiring dengan perkembangan permintaan pasar internasional akan produk berkualitas global buatan anak bangsa, dalam jangka waktu 10 tahun kinerja ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota meningkat hingga 2.200% menjadi 160.000 unit di 2014.

ADVERTISEMENT

Ekspor Vios melesat
Selain Inova Salah satu penyumbang penjualan ekspor terbesar Toyota Indonesia adalah Vios. Model ini juga sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai sedan buatan Indonesia yang pertama kali diekspor dalam jumlah signifikan. Sepanjang 2015, penjualan ekspor Vios meningkat hingga 200% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar 24.000 unit.

Vios diproduksi secara lokal di pabrik TMMIN Karawang 2 dan langsung diekspor ke beberapa negara di ASEAN pada akhir tahun 2013. Tiga bulan berselang, Vios mendapat respon yang positif dari pasar mancanegara dan sejak Maret 2014, mulai diekspor ke kawasan Timur Tengah dengan volume awal 1.500 unit per bulan.

Sejak ekspor perdananya di 2013 hingga kini, tercatat lebih dari 75.500 unit Vios telah diekspor ke berbagai negara.
"Keberhasilan ekspor Vios membuktikan kemampuan industri otomotif Indonesia untuk bersaing di pasar internasional. Sebagai negara dengan potensi yang besar, industri manufaktur Indonesia harus berorientasi ekspor untuk bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan pemain yang diperhitungkan di pasar internasional", ujar Made Dana.

Produk ekspor Toyota Indonesia lainnya adalah kendaraan terurai (Completely Knock Down/CKD) yang sepanjang tahun 2015 ini telah mencapai 40.500 unit, mesin bensin tipe TR sebanyak 44.000 unit, mesin bio-etanol 7.000 unit, dan komponen kendaraan sejumlah lebih dari 53 juta buah.

Toyota Indonesia juga mengekspor alat-alat bantu produksi kendaraan seperti die atau alat produksi dalam proses pengepresan serta jig atau alat bantu dalam proses pengelasan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Toyota Ungkap Jurus Rahasia Jadi Raja Kualitas Otomotif di Asia

Toyota Ungkap Jurus Rahasia Jadi Raja Kualitas Otomotif di Asia

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon