BI Rate Turun, Wapres Harapkan Semua Bank Segera Merespon
Jumat, 15 Januari 2016 | 13:43 WIB
Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi Bank Indonesia (BI) yang menurunkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 7,25 persen, pada Kamis (14/1) kemarin.
Untuk itu, JK meminta agar semua bank di Tanah Air, segera merespon. Salah satunya, dengan menurunkan bunganya.
"Ya otomatis (bank harus merespon)," kata JK di kantor Wapres, Jumat (15/1).
Meskipun, JK mengharapkan bahwa BI Rate secara bertahap akan terus turun. Mengingat, investasi tumbuh jika bunga rendah.
"Presiden mengatakan bahwa untuk ekonomi yang baik itu, pemerintah mempunyai sikap bahwa agar investasi, ekonomi tumbuh harus bunga rendah. Supaya orang mau investasi. Kalau bunga tinggi akhirnya, orang (memilih) simpan (uang) saja di deposito," ungkapnya.
Oleh karena itu, JK mengharapkan agar BI akan menurunkan suku bunga acuannya secara bertahap mulai bulan depan.
Seperti diberitakan, BI Rate turun sebesar 25 basis poin menjadi 7,25 persen. Kemudian, suku bunga Deposit Facility tetap 5,25 persen, dan Lending Facility pada level 7,75 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan penurunan BI Rate karena mempertimbangkan meredanya ketidakpastian pasar keuangan global pascakenaikan Fed-Fund Rate (FFR).
Selain itu, dengan turunnya BI Rate secara terukur diharapkan dapat memperkuat pelonggaran kebijakan makroprudensial dan penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) yang telah dilakukan sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




