ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prof Widjojo Nitisastro Meninggal Dunia

Jumat, 9 Maret 2012 | 08:57 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1
Sejumlah kerabat saat melayat Jenazah Mantan Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro di rumah duka di Jalan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (9/3). Mantan Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro wafat karena sakit di rumah Sakit Cipto MangunKusumo (RSCM) pukul 02.30 wib dengan usia 84 Tahun. FOTO. ANTARA/Reno Esnir/ed/nz/12.
Sejumlah kerabat saat melayat Jenazah Mantan Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro di rumah duka di Jalan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (9/3). Mantan Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro wafat karena sakit di rumah Sakit Cipto MangunKusumo (RSCM) pukul 02.30 wib dengan usia 84 Tahun. FOTO. ANTARA/Reno Esnir/ed/nz/12. (Antara)
Sebelum dimakamkan, akan ada prosesi serah terima negara pukul 15.00 di Bappenas.

Tokoh pembangunan sekaligus Ekonom Universitas Indonesia (UI) Prof Widjojo Nitisastro meninggal dunia dini hari tadi pukul 02.20 WIB pada usia 84 tahun.

Pria yang tercatat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pertama periode 1978-1983 ini akan dikebumikan di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata pada pukul 15.30 nanti.

Saat ini, jenazah guru besar Fakultas Ekonomi UI itu disemayamkan di Bukit Golf Utama PE 3, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selanjutya, pria kelahiran 23 September 1927 ini akan dishalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta dan disemayamkan di Gedung Bappenas pada pukul 13.30-15.00 WIB.

Sebelum dimakamkan, akan ada prosesi serah terima negara pukul 15.00 di Bappenas.

Widjojo dikenal sebagai pemimpin Mafia Berkeley- julukan yang diberikan kepada sekolompok menteri bidang ekonomi dan keuangan yang menentukan kebijakan ekonomi Indonesia pada masa awal pemerintahan Presiden Suharto.

Widjojo berasal dari keluarga pensiunan penilik sekolah dasar. Ayahnya adalah seorang aktivis Partai Indonesia Raya (Parindra), yang menggerakkan Rukun Tani.

"Apapun kesalahan dalam policy keuangan negara, jasanya besar dalam pembangunan," tulis pengusaha media, Peter Gontha dalam akun twitternya, hari ini.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon