ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kunjungan Jokowi ke Korsel Momentum Tingkatkan Kemitraan Perdagangan

Minggu, 15 Mei 2016 | 17:03 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Ilustrasi uang kertas won, Korea Selatan.
Ilustrasi uang kertas won, Korea Selatan. (AFP Photo/Kim Hong-Ji))

Jakarta– Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk meningkatkan kemitraan strategis di bidang perdagangan. Rosan berada di Korea Selatan untuk mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan kalangan dunia usaha di Negeri Ginseng itu.

"Korea Selatan merupakan mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi. Ini adalah momentum untuk meningkatkan hubungan kerja sama di bidang perdagangan dan industri," kata Rosan melalui pernyataan tertulis yang diterima Investor Daily, Minggu (15/5).

Bersama Rosan, turut dalam rombongan presiden adalah Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani serta sejumlah pengusaha nasional lainnya.

Rosan mengatakan, Kadin terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kemitraan strategis Indonesia-Korea Selatan di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.

ADVERTISEMENT

Menurut Rosan, Jokowi juga akan menyaksikan penandatanganan tujuh nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di bidang kemaritiman, industri kreatif, antikorupsi, restorasi hutan gambut, teknologi pertahanan, kawasan ekonomi khusus, penelitian pengembangan energi, dan mineral untuk energi bersih.

Sementara itu, Tim Komunikasi Presiden (TKP) Ari Dwipayana mengatakan, Presiden Jokowi berada di Korea Selatan untuk memenuhi undangan Presiden Park Geun-hye. Presiden Jokowi juga akan bertemu jajaran pimpinan perusahaan setingkat Chief Executive Officer (CEO) perusahaan besar di Korea Selatan, serta menjadi pembicara kunci dalam Asian Leaders Conference.

"Presiden Jokowi akan mengajak Korea Selatan bermitra dalam Akselerasi Industrialisasi Indonesia," kata Ari.

Turut pula, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon