Panasonic Gandeng Gobel Masuk Bisnis Perumahan RI
Senin, 16 Mei 2016 | 17:33 WIB
Jakarta - Panasonic Asia Pacific Pte Ltd terus memperkuat kemitraan dengan kelompok usaha Gobel. Setelah sukses masuk bisnis elektronik Indonesia, dua perusahaan ini sepakat membentuk perusahaan patungan yang bergerak di teknologi perumahan pintar.
PanaHome Corporation melalui anak usahanya, PanaHome Asia Pacific Pte Ltd (PHAP), menggandeng PT Gobel International (GI) untuk mendirikan perusahaan baru bernama PT PanaHome Gobel Indonesia (PHGI). Perusahaan itu fokus pada penyediaan teknologi perumahan dan berbagai solusi lainnya. PHGI siap mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia dan merupakan perusahaan kedua dari PanaHome Group di Asia Tenggara.
Kesepakatan yang dituangkan dalam bentuk joint venture agreement tersebut ditandatangani di Jakarta, Senin (16/5), oleh Presiden Direktur GI Abdullah Tauhid Gobel dan Managing Director PHAP Kazuhiko Tanaka. Turut hadir memberi sambutan dan menyaksikan penandatangan kesepakatan tersebut Rachmat Gobel, pemimpin kelompok usaha Panasonic Gobel dan Nishida Toru, presiden Panasonic Asia Pacific Pte Ltd.
PanaHome adalah anak perusahaan dari raksasa elektronik global Panasonic, yang khusus bergerak di bidang perumahan. Dalam kurun waktu 50 tahun lebih sejak berdiri, PanaHome telah membangun sekitar 470 ribu unit rumah tinggal di Jepang.
Rachmat Gobel menyatakan, bersama dengan Gobel, Panasonic telah menapaki sejarah panjang di Indonesia. Perjalanan Panasonic Gobel dimulai dari bersinerginya dua perusahaan yaitu PT Transistor Radio Manufacturing yang didirikan oleh ayahnya, Almarhum Thayeb Mohammad Gobel, dengan Matsushita Electric Industrial Co Ltd (sekarang Panasonic Corporation) milik almarhum Konosuke Matsushita pada 1960.
"Kemitraan ini berhasil menghadirkan TV hitam putih pertama di Indonesia, sebagai salah satu solusi untuk menyukseskan Asian Games IV 1962 yang saat itu berlangsung di Gelora Bung Karno," kata Rachmat.
Dia melanjutkan, dengan kesepakatan pendirian perusahaan baru ini, Panasonic Gobel kembali menunjukkan komitmen bagi negara dan bangsa ini tidak pernah berubah. "Kami membangun industri nasional berdasarkan prinsip untuk senantiasa menjaga keselarasan antara jalinan kerja sama dan komitmen kemitraan usaha," ujar Rachmat.
Sementara itu, Kazuhiko Tanaka mengatakan, jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan sekitar 258 juta orang merupakan yang terbesar di antara 10 negara Asean. Meskipun angka pembangunan properti baru terus meningkat setiap tahunnya, ketersediaan perumahan yang layak tinggal masih sangat terbatas.
"Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata 5% per tahun, tentu kebutuhan perumahan layak tinggal akan terus berkembang dan ini merupakan peluang besar bagi kami," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




