ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BIC Siap Jadi Ajang Promosi Produk KUKM di Korsel

Selasa, 14 Juni 2016 | 16:22 WIB
YW
FH
Penulis: Yosi Winosa | Editor: FER
Seorang pekerja menjahit peci haji di rumah industri Desa Kajen, Tegal, Jawa Tengah, 1 Juni 2016. Memasuki Ramadan, produksi peci haji berbagai model seperti Banjar, Rajut dan Uje yang dijual Rp50 ribu - Rp450 ribu per kodi (isi 20) tergantung model tersebut meningkat hingga 100 persen. Antara/Oky Lukmansyah
Seorang pekerja menjahit peci haji di rumah industri Desa Kajen, Tegal, Jawa Tengah, 1 Juni 2016. Memasuki Ramadan, produksi peci haji berbagai model seperti Banjar, Rajut dan Uje yang dijual Rp50 ribu - Rp450 ribu per kodi (isi 20) tergantung model tersebut meningkat hingga 100 persen. Antara/Oky Lukmansyah

Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) terus mematangkan pembukaan Busan Indonesia Center (BIC) Korea, yang akan menjadi paviliun untuk promosi produk KUKM (Koperasi Usaha Kecil Menengah) di Busan, Korea Selatan.

"Pihak BIC sudah meminta sampel produk furnitur untuk di pamerkan. Sudah disiapkan lahan seluas 800 meter persegi untuk produk KUKM Indonesia," kata Sesmenkop UKM, Agus Muharram, di Jakarta (14/6).

Agus menjelaskan, selain furnitur, pasar Korea Selatan juga meminati sejumlah produk lain dari Indonesia seperti, fashion, home decoration, handicraft, tas, dan aksesoris.

Diharapkan, kata Agus, dengan adanya paviliun produk KUKM di Busan ini, mampu lebih memperluas promosi produk Indonesia di negeri Ginseng tersebut. "Sehingga nilai ekspor ke Korea akan semakin meningkat," katanya.

ADVERTISEMENT

Terlebih, lanjut dia, Korea merupakan negara yang saat ini memiliki ekspatriat terbanyak di Indonesia. "Hal ini semakin membuat penting keberadaan dan pemanfaatan BIC ini," tambah dia.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, BIC juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk menarik investasi Korea di Indonesia. "Ini bisa dilakukan, misalnya nanti kita ajak stakeholder KUKM dalam promosi dan pemasaran produknya ke Korea Selatan," jelasnya.

Untuk diketahui, BIC merupakan rumah promosi dan pariwisata Indonesia yang didirikan April 2012 oleh Prof Kim Soo Il, seorang warga negara Korea yang peduli terhadap Indonesia.

Prof Kim telah dianggap sebagai sahabat Indonesia karena sejak 1993-2007 menjabat Konsul Kehormatan RI di Busan. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Dubes Korsel di Timor Leste. BIC merupakan gedung multifungsi lima lantai seluas 800 meter persegi (M2) yang terletak di tengah kota Busan, Korea Selatan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon