Reksa Dana Terbaru Trimegah Ditargetkan Raup Rp 500 M
Kamis, 15 Maret 2012 | 14:23 WIB
Kami optimis karena peluang pembangunan infrastruktur di Indonesia masih cukup besar
PT Trimegah Asset Management (TRAM) menargetkan dapat mengumpulkan dana kelolaan reksa dana saham berbasis infrastruktur yang diluncurkan mencapai Rp 500 miliar hingga akhir tahun i.
Menurut Direktur Utama TRAM, Denny R. Taher, pihaknya menargetkan reksa dana ini bisa diserap sekitar 60 persen investor institusi dan sisanya 40 persen investor dari sektor ritel.
“Kami optimis karena peluang pembangunan infrastruktur di Indonesia masih cukup besar,” katanya di Jakarta, hari ini.
Sementara target return dari reksa dana berbasis infrastruktur ini, menurut Denny, pihaknya masih melihat perkembangan pergerakan indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Meski bergantung pada pergerakan indeks, namun Denny menuturkan, pihaknya tetap memiliki target indeks tersendiri yang berada di level 4.500.
“Dengan beta 1,1 kali dan indeks 4.500 kami menargetkan returnnya di 2012 sekitar 10-12 persen,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya akan menerbitkan reksadana saham berbasis infrastruktur yang diberi nama TRAM Infrastructure Plus. Reksa dana saham ini dirancang khusus bagi investor yang ingin berinvestasi pada aset-aset yang berbasis infrastruktur di Indonesia.
PT Trimegah Asset Management (TRAM) menargetkan dapat mengumpulkan dana kelolaan reksa dana saham berbasis infrastruktur yang diluncurkan mencapai Rp 500 miliar hingga akhir tahun i.
Menurut Direktur Utama TRAM, Denny R. Taher, pihaknya menargetkan reksa dana ini bisa diserap sekitar 60 persen investor institusi dan sisanya 40 persen investor dari sektor ritel.
“Kami optimis karena peluang pembangunan infrastruktur di Indonesia masih cukup besar,” katanya di Jakarta, hari ini.
Sementara target return dari reksa dana berbasis infrastruktur ini, menurut Denny, pihaknya masih melihat perkembangan pergerakan indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Meski bergantung pada pergerakan indeks, namun Denny menuturkan, pihaknya tetap memiliki target indeks tersendiri yang berada di level 4.500.
“Dengan beta 1,1 kali dan indeks 4.500 kami menargetkan returnnya di 2012 sekitar 10-12 persen,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya akan menerbitkan reksadana saham berbasis infrastruktur yang diberi nama TRAM Infrastructure Plus. Reksa dana saham ini dirancang khusus bagi investor yang ingin berinvestasi pada aset-aset yang berbasis infrastruktur di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




