ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Rembuk Nasional Digelar

Jumat, 21 Oktober 2016 | 18:57 WIB
NL
FB
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: FMB
Presiden RI Joko Widodo bersama sejumlah ketua komunitas relawan, saat menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Sabtu (16/5).
Presiden RI Joko Widodo bersama sejumlah ketua komunitas relawan, saat menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Sabtu (16/5). (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta – Tanggal 20 Oktober 2016, genap dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Selama dua tahun memerintah, Presiden Jokowi berhasil meletakkan fondasi kokoh pembangunan nasional dengan menjalankan pemerintahan yang mengacu pada program Nawacita. Memasuki tahun ketiga pemerintahannya, Presiden Jokowi menetapkan sebagai masa percepatan.

Terkait tekad Presiden Jokowi, berbagai kelompok masyarakat lintas disiplin dan profesi akan menggelar rembuk nasional bertema "Bergegas Membangun Indonesia" di Jakarta, pada Senin (24/10) mendatang.

"Rembuk Nasional adalah pertemuan para praktisi, akademisi, analis, asosiasi, NGO, budayawan, seniman, awak media, dan masyarakat umum yang akan mendiskusikan berbagai tema yang menjadi prioritas pembangunan," kata Ketua Panitia sekaligus Penanggung Jawab Rembuk Nasional, Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (21/10).

Penyelenggaraan rembuk nasional, lanjut Rosan, merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menyatukan semangat positif turut serta membangun negeri, bergegas mengejar ketertinggalan dalam menghadapi tantangan regional maupun global, serta menuntaskan program pemerintah yang berkesinambungan .

ADVERTISEMENT

Acara yang akan dihelat di Grand Sahid Hotel Jakarta akan melibatkan sekitar 700 peserta. Mereka akan terbagi dalam tujuh kelompok diskusi, yang membicarakan prioritas utama pembangunan pemerintahan Jokowi-JK. Ketujuh kelompok diskusi tersebut membahas bidang ekonomi, bidang politik hukum dan keamanan, bidang kemaritiman dan sumber daya, bidang pariwisata dan industri kreatif, infrastruktur, konektivitas dan lingkungan hidup, masalah kebudayaan, serta pendidikan vokasi.

Rosan yang juga ketua umum Kadin Indonesia, menuturkan tiap forum pembahasan akan menghasilkan dokumen rekomendasi yang akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.

"Puncak acara rembuk nasional adalah pertemuan pleno yang akan dihadiri Presiden Jokowi sekaligus menanggapi rekomendasi rembuk nasional," ujar Rosan.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Rembuk Nasional yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengatakan, sejumlah pihak yang berkompeten terlibat dalam rembuk nasional sudah menyatakan kesediaan hadir dan akan berkontribusi pemikiran demi percepatan pembangunan di Tanah Air.

Terkait acara puncak pleno rembuk nasional, sambung Hariyadi, selain Presiden Jokowi, akan hadir pula para menteri Kabinet Kerja.

"Presiden Jokowi beserta menteri Kabinet Kerja menyatakan kesediaan hadir pada puncak acara rembuk nasional," kata Hariyadi.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon