Social Media Penggerak Pertumbuhan Telekomunikasi di 2017
Kamis, 8 Desember 2016 | 18:30 WIB
Jakarta- Keberlanjutan pertumbuhan double digit industri telekomunikasi pada 2016 diproyeksi akan berlanjut pada 2017. Petumbuhan itu didorong pemanfaatan social media (sosmed) dan video streaming.
"Segmen voice memang masih bertumbuh, tetapi trennya terus menurun, sedangkan data memegang peranan kuat sejalan suplai data yang berlebih pascamaraknya 4G," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh indonesia (ATSI) Danny Buldansyah dalam diskusi "Industri Telekomunikasi Menuju Efisiensi 2017" di Jakarta, Kamis (8/12).
Dia mengungkapkan, sepanjang 2016 industri telekomunikasi mengalami pertumbuhan double digit pada seluruh rasio keuangan. "Konsumsi terbesar di industri ini dari sosmed dan video streaming yang sedang trending," jelas Danny.
Selain itu, jelas dia, kemudahan berbelanja berbasis teknologi informasi (IT) juga akan menjadi pendorong pertumbuhan industri di tahun depan. "Namun, yang kami takutkan saat ini adalah rendahnya penetrasi device yang pertumbuhannya sebesar 20 persen," tuturnya.
Lebih lanjut dia menyatakan, kekhawatiran industri telekomunikasi di 2017 juga perubahan peraturan yang akan membatasi pertumbuhan industri. "Ke depan, memang industri akan mengalami perubahan tatanan, seperti pada pemanfaatan tower," imbuhnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




