Bunga Obligasi BCA Finance Rp 3,5 T Ditawarkan 6,05-8 Persen
Selasa, 10 April 2012 | 13:21 WIB
Obligasi dengan peringkat idAA+ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan AA+ dari Fitch Ratings ini ditawarkan pada 10-23 April.
Perusahaan pembiayaan, PT BCA Finance menawarkan kupon obligasi berkelanjutan senilai total Rp 3,5 triliun. Untuk tahap I, perseroan akan menerbitkan senilai Rp 1 triliun dengan bunga 6,05 persen-8 persen.
"Obligasi berkelanjutan tersebut paling lama dua tahun," kata Direktur Investment Banking OSK Nusadana Securities Indonesia, Mardy Susanto, selaku penjamin emisi di Jakarta, hari ini.
Obligasi tersebut dibagi dalam lima seri, yaitu obligasi seri A dengan kupon 6,05 persen-6,5 persen dengan jangka waktu 370 hari, obligasi Seri B ditawarkan dengan kupon 6,55 persen-7 persen dengan jangka waktu 18 bulan.
Selanjutnya, Seri C ditawarkan dengan kupon 7 persen-7,45 persen dengan jangka waktu 24 bulan, Seri D ditawarkan dengan kupon 7,25 persen-7,7 persen dengan jangka waktu 36 bulan dan seri Seri E ditawarkan dengan kupon 7,55 persen-8 persen dengan jangka waktu 48 bulan.
Menurut Mardy, dengan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) di level 5,75 persen, dan bunga deposito berkisar 6 persen, maka bunga yang ditawarkan obligasi BCA Finance cukup menarik. "Tren BI rate akan tetap rendah, kami optimis obligasi akan terserap pasar," kata ujarnya.
Obligasi dengan peringkat idAA+ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan AA+ dari Fitch Ratings ini ditawarkan pada 10-23 April.
Selain OSK Nusadana, bertindak sebagai penjamin emisi, adalah PT Bahana Securities, PT HSBC Securities Indonesia, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Dana obligasi digunakan seluruhnya oleh perseroan sebagai modal kerja kegiatan usaha pembiayaan perusahaan.
Perusahaan pembiayaan, PT BCA Finance menawarkan kupon obligasi berkelanjutan senilai total Rp 3,5 triliun. Untuk tahap I, perseroan akan menerbitkan senilai Rp 1 triliun dengan bunga 6,05 persen-8 persen.
"Obligasi berkelanjutan tersebut paling lama dua tahun," kata Direktur Investment Banking OSK Nusadana Securities Indonesia, Mardy Susanto, selaku penjamin emisi di Jakarta, hari ini.
Obligasi tersebut dibagi dalam lima seri, yaitu obligasi seri A dengan kupon 6,05 persen-6,5 persen dengan jangka waktu 370 hari, obligasi Seri B ditawarkan dengan kupon 6,55 persen-7 persen dengan jangka waktu 18 bulan.
Selanjutnya, Seri C ditawarkan dengan kupon 7 persen-7,45 persen dengan jangka waktu 24 bulan, Seri D ditawarkan dengan kupon 7,25 persen-7,7 persen dengan jangka waktu 36 bulan dan seri Seri E ditawarkan dengan kupon 7,55 persen-8 persen dengan jangka waktu 48 bulan.
Menurut Mardy, dengan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) di level 5,75 persen, dan bunga deposito berkisar 6 persen, maka bunga yang ditawarkan obligasi BCA Finance cukup menarik. "Tren BI rate akan tetap rendah, kami optimis obligasi akan terserap pasar," kata ujarnya.
Obligasi dengan peringkat idAA+ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan AA+ dari Fitch Ratings ini ditawarkan pada 10-23 April.
Selain OSK Nusadana, bertindak sebagai penjamin emisi, adalah PT Bahana Securities, PT HSBC Securities Indonesia, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Dana obligasi digunakan seluruhnya oleh perseroan sebagai modal kerja kegiatan usaha pembiayaan perusahaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




