Fonterra Berencana Bangun Pabrik Di Indonesia
Senin, 16 April 2012 | 19:07 WIB
IH
B
Penulis:
ID/ Damiana Ningsih Simanjuntak/ Ayyi Achmad Hidayah | Editor: B1
Investasi ini akan mendukung ekspansi lokal produk konsumen Fonterra, yakni Anlene, Anmum dan Anchor Boneeto di seluruh Indonesia
Produsen susu asal Selandia Baru, Fonterra mengumumkan rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia. Langkah itu diharapkan bisa mengakomodasi peningkatan permintaan susu di dalam negeri.
"Investasi ini akan mendukung ekspansi lokal produk konsumen Fonterra, yakni Anlene, Anmum dan Anchor Boneeto di seluruh Indonesia," kata CEO Fonterra Theo Spierings dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.
Spierings mengatakan, Asia mengungguli pertumbuhan permintaan produk susu di dunia.
"Indonesia memainkan peranan besar dalam permintaan ini. Industri susu Selandia Baru telah menjalin kerjasama dengan Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Memasok produk susu dan diprediksi dalam 8 tahun ke depan permintaan akan naik sekitar 50 persen. Karena itu, kami ingin meningkatkan kemampuan pengolahan dan pengemasan kami di sini. Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis kami," tutur Spierings.
Fonterra merupakan produsen beberapa merek susu kemasan yang selama ini dipasarkan di Indonesia. Diantaranya, Anlene, Anmum dan Anchor Boneeto.
"Produk-produk Fonterra tersebut akan tetap menggunakan bahan baku asal Selandia Baru. Sementara, pabrik yang baru akan mendukung proses sekunder produksi dan membantu merespon kebutuhan pasar dengan cepat," ujar Spierings.
Presiden Direktur PT Fonterra Brands Indonesia Yon Handoyo menambahkan, saat ini, untuk rencana itu, pihaknya masih mencari mitra.
"Saat ini kami masih berdiskusi dengan beberapa calon mitra dan mencari alternatif struktur kerjasama serta lokasi. Kami berharap pabrik baru sudah dapat beroperasi dalam waktu 18 bulan," kata Yon.
Spierings menambahkan, rencana investasi Fonterra di Indonesia merupakan bagian dari strategi global perusahaan untuk lebih mempertajam fokus di kawasan Asean.
"Saat ini, Indonesia merupakah pasar terbesar ke 10 bagi Fonterra. Dan, Anlene adalah merek susu berkalsium tinggi terdepan di Indonesia. Setiap tahun Fonterra memproduksi 2 juta ton susu dan produk turunannya, dimana 80 persen sudah diproses atau dikemas di berbagai negara. Di wilayah Asia dan Timur Tengah, Indonesia memberikan kontribusi terbesar sekitar 28 persen," kata Spierings.
Produsen susu asal Selandia Baru, Fonterra mengumumkan rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia. Langkah itu diharapkan bisa mengakomodasi peningkatan permintaan susu di dalam negeri.
"Investasi ini akan mendukung ekspansi lokal produk konsumen Fonterra, yakni Anlene, Anmum dan Anchor Boneeto di seluruh Indonesia," kata CEO Fonterra Theo Spierings dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.
Spierings mengatakan, Asia mengungguli pertumbuhan permintaan produk susu di dunia.
"Indonesia memainkan peranan besar dalam permintaan ini. Industri susu Selandia Baru telah menjalin kerjasama dengan Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Memasok produk susu dan diprediksi dalam 8 tahun ke depan permintaan akan naik sekitar 50 persen. Karena itu, kami ingin meningkatkan kemampuan pengolahan dan pengemasan kami di sini. Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis kami," tutur Spierings.
Fonterra merupakan produsen beberapa merek susu kemasan yang selama ini dipasarkan di Indonesia. Diantaranya, Anlene, Anmum dan Anchor Boneeto.
"Produk-produk Fonterra tersebut akan tetap menggunakan bahan baku asal Selandia Baru. Sementara, pabrik yang baru akan mendukung proses sekunder produksi dan membantu merespon kebutuhan pasar dengan cepat," ujar Spierings.
Presiden Direktur PT Fonterra Brands Indonesia Yon Handoyo menambahkan, saat ini, untuk rencana itu, pihaknya masih mencari mitra.
"Saat ini kami masih berdiskusi dengan beberapa calon mitra dan mencari alternatif struktur kerjasama serta lokasi. Kami berharap pabrik baru sudah dapat beroperasi dalam waktu 18 bulan," kata Yon.
Spierings menambahkan, rencana investasi Fonterra di Indonesia merupakan bagian dari strategi global perusahaan untuk lebih mempertajam fokus di kawasan Asean.
"Saat ini, Indonesia merupakah pasar terbesar ke 10 bagi Fonterra. Dan, Anlene adalah merek susu berkalsium tinggi terdepan di Indonesia. Setiap tahun Fonterra memproduksi 2 juta ton susu dan produk turunannya, dimana 80 persen sudah diproses atau dikemas di berbagai negara. Di wilayah Asia dan Timur Tengah, Indonesia memberikan kontribusi terbesar sekitar 28 persen," kata Spierings.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




