IPW Kenalkan Konsep Pameran Properti Online
Kamis, 3 Mei 2018 | 23:02 WIBJakarta - Pesatnya perkembangan teknologi membuat perubahan pola bisnis di semua sektor usaha, tidak terkecuali bisnis properti yang saat ini mulai kembali bergerak naik. Selain itu, masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan hunian membuat pameran-pameran properti digelar di tempat-tempat strategis. Para investor properti pun mulai bergerak untuk dapat membeli properti-properti yang sesuai dengan kenaikan nilai investasi yang tinggi.
Namun, animo besar masyarakat untuk membeli properti seringkali terkendala untuk datang ke pameran karena padatnya lalu lintas, kemacetan, sulitnya mencari parkir, atau terbatasnya transportasi massal yang melintas ke tempat-tempat pameran tersebut.
"Sejumlah hal tersebut, disinyalir sebagai faktor yang menghambat lajunya permintaan pembelian properti saat ini," ujar CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (3/5).
Ali mengatakan, pihaknya mengambil langkah inovatif dengan menggelar PropertyExpo.id untuk menjawab kondisi tersebut, sekaligus mengenalkan onsep pameran properti online berbasis teknologi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
"Sebuah pengalaman baru untuk mengunjungi pameran properti tanpa harus malas karena macet, tanpa harus parkir, dan dapat diakses dimana saja, kapan saja. Informasi yang diterima pun relatif lebih lengkap dan masyarakat tidak harus menyiapkan waktu khusus untuk berkunjung ke pameran properti," jelasnya.
Menurutnya, para marketing proyek akan senantiasa dapat membantu untuk memberikan informasi dari feature WhatsApp Chatting yang tersedia di PropertyExpo.id.
"Sehingga, para marketing pun tidak harus menyediakan waktu jaga pameran khusus dan masih bisa melaksanakan hal-hal penting lainnya sambil berinteraksi dengan calon konsumen," tambahnya.
Ali menambahkan, pihaknya meyakini model pameran online ini akan menjadi trend setter bagi penyelenggara pameran properti konvensional dan menjadi alternatif pilihan bagi para pengembang yang telah mulai memasarkan proyeknya secara digital.
"Selain lebih efektif dan efisien, biaya yang dikeluarkan para pengembang pun relatif lebih rendah," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




