TN Kapital-ALAMI Bantu Kembangkan Industri Fintech Syariah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

TN Kapital-ALAMI Bantu Kembangkan Industri Fintech Syariah

Jumat, 13 September 2019 | 15:34 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam beberapa tahun terakhir, sektor financial technology (fintech) peer-to-peer atau biasa disebut P2P lending mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi karena kebutuhan masyarakat yang juga tinggi akan layanan pembiayaan daring yang mudah dan cepat untuk mengembangkan bisnis atau usahanya. Hal itu terutama untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, serta menjembatani kebutuhan akan akses pembiayaan hingga ke pelosok negeri.

Per 7 Agustus 2019, total jumlah penyelenggara fintech terdaftar dan berizin sebanyak 127 perusahaan, terdapat penambahan 21 perusahaan sejak Mei 2019. Dari jumlah tersebut, baru ada 8 perusahaan fintech yang memiliki sistem pembiayaan murni syariah yang resmi terdaftar, dan sisanya di mana lebih dari 110 perusahaan lainnya melayani pembiayaan konvensional.

Tiar Karbala, CEO TN Kapital mengatakan bahwa berangkat dari fenomena tersebut, masih banyak potensi yang dapat dimaksimalkan pada industri fintech di Indonesia, terutama di sektor provider layanan pembiayaan P2P yang memiliki sistem pembiayaan secara syariah.

"Filosofi kami adalah untuk dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan industri bisnis start up di Indonesia. Untuk itu kami memutuskan untuk berkolaborasi dengan ALAMI, salah satu start up financing P2P dengan sistem pembiayaan murni syariah. ALAMI sendiri sudah resmi terdaftar di OJK pada 30 April 2019 lalu, sehingga aman dan kredibel. Jadi kami percaya ALAMI akan banyak memberikan manfaat yang baik bagi para pelaku UKM maupun para funder atau pendananya,” jelas Tiar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut Tiar, financing fintech P2P dengan sistem berbasis murni syariah di Indonesia masih sangat sedikit, terutama yang kredibel dan sudah resmi terdaftar di OJK. Padahal menurut data di tahun 2019, dari sekitar 270 juta penduduk Indonesia, 87,2% atau lebih dari 230 juta orang adalah beragama Islam.

“Industri berbasis syariah memiliki potensi yang besar di Indonesia, terutama dalam sektor fintech. Ada sekitar 230 juta penduduk Indonesia beragama Islam. Saat ini juga jumlah UKM di Indonesia hampir 63 juta, namun provider layanan pembiayaan online atau fintech P2P syariah yang sudah resmi terdaftar di OJK jumlahnya masih sangat sedikit, kurang dari 10 provider. Kami TN Kapital, ingin menjadi perusahaan venture capital yang juga dapat menjembatani para investor dengan pelaku UKM, yang memang memiliki perhatian lebih dalam sistem pembiayaan berbasis syariah,” lanjut Tiar.

Ihsan, Co-Founder TN Kapital menambahkan bahwa dari sudut pandang investasi, ALAMI menawarkan banyak keuntungan bagi para funder atau investornya, yang tentunya masih dalam prinsip syariah. Pendana ALAMI akan mendapat ujrah (imbal hasil) atas jasa yang mereka berikan kepada UKM. Tenor pembiayaan pada ALAMI pun dimulai dari 1 hingga 6 bulan, waktu yang relatif lebih singkat untuk menuai pendapatan dibandingkan dengan beberapa literasi investasi.

“Dengan modal atau biaya investasi yang bisa dimulai dari Rp 1 Juta, ALAMI memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan. Mulai dari rata-rata imbal hasil sebesar 14%-16% tergantung pada hasil credit scoring, sampai tenor yang relatif lebih singkat dibandingkan dari deposito. Pembiayaan peer-to-peer financing syariah juga memiliki keunggulan lebih dari segi kepastian dibandingkan dengan return instrument reksa dana per tahun, mengingat return investment reksa dana yang fluktuatif karena dipengaruhi oleh kinerja pasar,” tambahnya.

Sebagai informasi, ALAMI adalah perusahaan teknologi finansial atau fintech dengan model bisnis financial marketplace yang mengusung konsep pembiayaan syariah untuk UKM. Melalui platform digital dan afiliasi dengan berbagai institusi keuangan syariah ternama, ALAMI memberikan akses kepada UKM untuk mendapatkan pembiayaan yang cepat, mudah, aman dan membawa berkah demi mewujudkan mimpi-mimpi mereka dalam membangun bisnis.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres: Sektor Transportasi Harus Ikuti Perkembangan Teknologi

Negara Indonesia memiliki transportasi yang paling lengkap mulai dari moda transportasi di sektor darat, laut, udara, dan perekeretaapian.

EKONOMI | 13 September 2019

Benahi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

Meski kemiskinan total menurun, tapi kemiskinan di pedesaan masih yang terburuk.

EKONOMI | 13 September 2019

ESDM Luncurkan Aplikasi Penjualan Batu Bara

Pelaku usaha pertambangan diberikan masa transisi hingga awal November mendatang.

EKONOMI | 13 September 2019

Siap Luncurkan Platform Baru, BGR Logistics Gandeng Grab

Grab akan berperan sebagai mitra BGR Logistics dalam pengiriman barang konsumen.

EKONOMI | 13 September 2019

IHSG Datar di Akhir Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,02 persen ke kisaran 6.343,63.

EKONOMI | 13 September 2019

Rupiah Menguat ke Rp 13.948 Siang Ini

Rupiah berada di level Rp 13.948 per dolar AS atau terapresiasi 46 poin (0,33 persen).

EKONOMI | 13 September 2019

Harga Emas Antam Naik Tipis

Harga emas Antam di butik Pulogadung Jakarta, Rp 753.000 per gram.

EKONOMI | 13 September 2019

Rupiah Menguat ke Rp 13.950 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 13.950 per dolar AS atau terapresiasi 44 poin (0,31 persen).

EKONOMI | 13 September 2019

Angin Segar dari AS dan Eropa, IHSG Dibuka Menguat

IHSG menguat 0,1 persen ke kisaran 6.360,69.

EKONOMI | 13 September 2019

Olah Label Plastik Bekas, Danone Aqua Kerja Sama dengan Re>Pal

Danone Aqua akan memasok label plastik bekas dari fasilitas pemilahan botol bekas di Pasuruan - Indonesia yang dioperasikan oleh mitranya.

EKONOMI | 12 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS