ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Penjualan Properti di Masa Pandemi

Hingga Agustus, Marketing Sales Harvest City Sentuh 60 Persen

Minggu, 20 September 2020 | 15:32 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi perumahan.
Ilustrasi perumahan. (Dok. Harvest City)

Cibubur, Beritasatu.com - Pasar properti khususnya di subsektor hunian tapak segmen menengah sudah menunjukkan tanda-tanda membaik dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Sebagian end-user dan investor memanfaatkan momentum pandemi Covid-19 untuk bertransaksi properti. Pasalnya, pengembang memberikan banyak promo dan kemudahan cara bayar, yang menjanjikan cuan atau keuntungan bagi konsumen. Hal ini berimbas pada peningkatan marketing sales bagi pengembang.

Kenaikan penjualan rumah dan ruko dua bulan belakangan ini juga dialami perumahan skala kota Harvest City, di kawasan Transyogi, Cibubur. Pada Juli dan Agustus 2020, perjualan perumahan naik hingga 70 persen dibanding bulan-bulan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, Hendry Nurhalim, mengatakan, ketika vaksin Covid-19 diketemukan, pihaknya optimistis pasar properti bisa recovery lebih cepat. Sebabnya, potensi pasar perumahan di Indonesia masih sangat besar.

"Data statistik kami menunjukkan, pembeli Harvest City adalah kaum milenial usia 25 hingga 30 tahunan, yang membutuhkan rumah harga di bawah Rp 400 jutaan. Segmen ini masih sangat besar," ujarnya di Transyogi, Cibubur, Minggu (20/9/2020).

Karena itu, lanjut Hendry, pihaknya optimistis Harvest City dapat mencapai target penjualan tahun ini. "Pencapaian marketing sales kami per 31 Agustus sudah mencapai 60 persen," tegasnya.

Untuk menarik orang tinggal, lanjut Hendry, tahun ini Harvest City akan melanjutkan penambahan beberapa fasilitas, baik fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), dan fasilitas komersial (faskom).

"Berdasarkan survei internal kami, orang mau tinggal di sini karena melihat setiap tahun ada penambahan fasilitas. Sejak awal dikembangkan Harvest City sudah konsep terhadap pengembangan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup penghuni," jelasnya.

Adapun beberapa fasilitas komersial dan pendidikan yang tahun ini akan dibangun antara lain, SPBU Pertamina, supermarket bahan bangunan BJ Home, kampus LP3I, dan Holland Bakery. Tidak hanya itu, rencananya akan ada lagi perguruan tinggi terkemuka dan rumah sakit, serta apotik besar yang sudah menyatakan minatnya masuk di Harvest City.

"Kita sedang melakukan penjajakan dan negosiasi, kemungkinan besar akan deal. Mereka tertarik mengembangkan di Transyogi karena memang belum ada perguruan tinggi yang representatif di kawasan ini. Karena itu, kami berharap pengembangan fasilitas pendidikan ini akan mengangkat nilai investasi properti di Harvest City," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon