Pertamina EP Lakukan Pengeboran di Subang Field pada Pengujung 2020
Kamis, 31 Desember 2020 | 22:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peningkatan produksi minyak dan gas konsisten dilakukan PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi target pemerintah sekaligus mendukung ketersediaan energi nasional. Hal ini diwujudkan dalam pengeboran sumur pengembangan BBS-STO.01 di wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Subang Field di Desa Sekarwangi, Kecamatan Rawamerta, Kabuptaen Karawang.
"Sumur yang mulai dibor pada 13 November 2020 lalu ini merupakan step out atau pengeboran keluar dari struktur yang sebelumnya sudah ada, yakni Bambu Besar berjarak 6 km," kata GM Pertamina EP Asset 3 Wisnu Hindadari dalam keterangan tertulisnya Kamis (31/12/2020).
Dia mengatakan, melalui proses uji dibuktikan bahwa sumur BBS-STO.01 mampu memproduksikan minyak sebesar 1.569 BOPD dan gas sebesar 1,2 Mscfd.
BBS-STO.01 merupakan sumur step out ke-3 yang berhasil dikerjakan oleh Pertamina EP di wilayah kerja Asset 3 di Jawa Barat selama 2020. "Sebelum BBS-STO.01, sumur ABG-STO.008 juga berhasil diselesaikan dengan hasil 844,27 BOPD dan CMT-NP1 dengan hasil 824,6 BOPD dan gas 4,4 MMSCFD," ujar Wisnu.
Keberhasilan tiga sumur step out ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Pertamina EP untuk lebih agresif di tahun 2021. "Tentunya rencana pengembangan tiga lapangan itu sudah dipersiapkan dengan harapan dapat memberikan tambahan cadangan migas di masa mendatang," kata dia.
Pada keberhasilan sumur ABG-STO, sudah diusulkan pengembangannya yaitu dua sumur pemboran di klaster ABG-STO, dan di klaster sumur CMR-NP1, sudah dibor CMR-NP2 dengan puncak produksinya 1206,5 BOPD dan di tahun 2021 akan dibor CMR-NP3, serta di CMR-STO. "Demikian juga halnya di lapangan BBS, di klaster sumur BBS-STO ada potensi tambahan dua sumur yang akan diusulkan sebagai percepatan produksi," kata dia.
Wisnu menambahan keberhasilan BBS-STO.01 dan kedua sumur sebelumnya membuktikan bahwa masih banyak potensi di wilayah kerja Asset 3 yang bisa digali. "Ke depannya kami akan melihat dan mempelajari kembali data-data yang dimiliki untuk menggali potensi," katanya.
BBS-STO.01 merupakan sumur bor vertikal dengan kedalaman akhir 2150 mtvdss. Target awal pengeboran step out ini adalah minyak sebesar 300 BOPD.
Sementara Direktur Utama Pertamina EP Eko Agus Sardjono memberikan apresiasi terhadap keberhasilan ini. Dia berharap hal ini memberikan tambahan energi untuk memulai 2021. "Kami berkomitmen memberikan kontribusi terbaik untuk mendukung target pemerintah pada 2030," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




