Sang Hyang Seri dan Indonesia Power Teken Kerja Sama Energi Terbarukan
Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:04 WIBJakarta, Beritasatu.com – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) terus mendorong peningkatan bisnis BUMN Klaster Pangan. Salah satunya melalui dukungan terwujudnya sinergi antara PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS) dengan PT Indonesia Power dalam bidang energi terbarukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama Penyediaan Biomassa untuk Uji Coba Cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Jumat (19/2/2021) di Jakarta.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama SHS Karyawan Gunarso dan Head of Research, Inovation and Knowledge Management Mochamad Soleh, serta disaksikan oleh Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi, Direktur Sumber Daya Manusia dan Administrasi Indonesia Power Bagus Setiawan, Direktur Operasi II Indonesia Power R. Bambang Anggono, dan Direktur Keuangan Indonesia Power Khusnul Mubien.
Arief mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan titik awal bagi terlaksananya kerja sama lintas sektor antara BUMN Klaster Pangan dengan BUMN Klaster Energi. Secara spesifik, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah limbah sekam yang nerupakan produk samping dari aktivitas penggilingan padi masyarakat menjadi barang yang bernilai ekonomi dan bermanfaat sebagai sumber energi terbarukan.
"Melalui kerja sama ini, sekam yang dihasilkan dari aktivitas penggilingan padi masyarakat akan diserap oleh SHS lalu diserahkan kepada PLTU untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi sehingga tidak lagi mengotori dan dapat bermanfaat secara ekonomi," ujarnya.
Menurut Arief, kerja sama ini dilandasi oleh semangat tentang pentingnya kontribusi BUMN bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Di Indonesia sendiri saat ini kurang lebih terdapat 180.000 penggiling padi kecil yang notabene dimiliki oleh para petani, diharapkan dengan pemanfaatan sekam sebagai sumber energi terbarukan para petani dapat memperoleh tambahan pemasukan sehingga berkontribusi dalam menggerakan ekonomi di daerah sentra produksi padi dan beras.
"Ini akan memberikan dampak yang besar karena akan membantu ekonomi petani dan diujungnya ada energi terbarukan yang bisa kita manfaatkan," ungkapnya.
Sementara itu, Karyawan mengatakan, pada tahap awal SHS akan menyiapkan 2% pelet sekam biomassa atau sebesar 100.000 ton pelet sekam untuk dipasok kepada PLTU di Provinsi Jawa Barat dan Banten.
Untuk mendukung proses produksi, SHS telah menjalin kerja sama denga investor yang akan menyediakan teknologi dan mesin pembuat pelet sekam. Selanjutnya mesin mesin ini akan ditempatkan di lokasi yang berdekatan dengan sumber bahan baku sekam, termasuk di areal pertanian SHS yang berlokasi di Sukamandi, Subang.
"SHS dalam hal ini bertindak sebagai pengelola dan produsen yang akan memastikan ketersediaan bahan baku sekam," ujar Karyawan.
Dikesempatan yang sama Bagus Setiawan mengatakan, Indonesia Power siap dan terus membuka diri untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan energi nasional. Menurutnya, kerja sama antara Indonesia Power dengan SHS berpeluang untuk membuka kerja sama dengan BUMN Klaster Pangan lainnya serta anak perusahaan yang menjadi bagian dari RNI Group.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




