ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ada Pengetatan, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Kembali Turun

Senin, 1 Maret 2021 | 13:29 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Antrean  calon penumpang pesawat yang hendak melakukan rapid test antigen di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Selasa 22 Desember 2020.
Antrean calon penumpang pesawat yang hendak melakukan rapid test antigen di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Selasa 22 Desember 2020. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah penumpang angkutan umum, baik udara, laut, maupun kereta api, masih menunjukkan adanya penurunan. Apalagi ada varian baru virus corona di beberapa negara yang membuat pemerintah Indonesia melakukan pengetatan masuknya warga negara asing, dan juga diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 11 Januari 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Januari 2021 sebanyak 2,3 juta orang, turun 36,19% dibanding Desember 2020. Sedangkan jumlah penumpang pesawat tujuan luar negeri (internasional) turun 12,37% menjadi 51.000 orang.

"Penurunan ini bisa dipahami karena pascalibur Natal dan tahun baru, sehingga di bulan Januari jumlah penumpang angkutan udara domestiknya tidak setinggi Desember lalu. Kemudian juga adanya peraturan pemerintah di mana perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang harus memenuhi syarat terkait tes Covid-19, tentunya ini juga berpengaruh," kata Suhariyanto dalam pemaparan perkembangan transportasi nasional Januari 2021, Senin (1/3/2021).

Sedangkan untuk jumlah penumpang internasional yang turun 12,37%, hal ini terkait adanya imbauan dari Kementerian Luar Negeri agar warga negara Indonesia tidak pergi ke luar negeri menyusul ditemukannya varian baru virus corona. "Sehingga bisa dipahami jumlah penumpang internasional masih rendah sekali," kata Suhariyanto.

ADVERTISEMENT

Untuk jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Januari 2021 sebanyak 11,9 juta orang, turun 11,95% dibanding Desember 2020. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 8,61% menjadi 4,0 juta ton.

Sedangkan untuk jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri, yang diberangkatkan pada Januari 2021 tercatat 1,3 juta orang atau turun 4,05% dibanding Desember 2020. Sama halnya dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut turun 5,20% menjadi 25,7 juta ton. "Penurunan jumlah penumpang angkutan laut ini masih lebih kecil dibandingkan penurunan untuk angkutan udara dan kereta api," kata Suhariyanto.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

MULTIMEDIA
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

MULTIMEDIA
Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

MULTIMEDIA
Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

JAKARTA
IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon