Bandara Kertajati Jalankan Fungsi Perawatan Pesawat
Senin, 29 Maret 2021 | 17:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan akan memanfaatkan lokasi di Bandar Udara (Bandara) Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat sebagai kawasan untuk menjalankan fungsi perawatan atau maintenance, repair, and operation (MRO) pesawat.
Menhub mengatakan, selain pesawat-pesawat milik Tentara Nasional Indonesia (TNI), MRO Kertajati juga akan menampung pesawat milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan milik pribadi yang selama ini melakukan perawatan di luar negeri.
Saat ini, Menhub sudah berdiskusi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo terkait penambahan fungsi Bandara Kertajati. "Kita mengusulkan agar Kertajati difungsikan pada fungsi-fungsi yang lain, yaitu MRO. Kita sudah berdiskusi dengan Panglima TNI dan Kasau untuk memanfaatkan kegiatan MRO atau perawatan pesawat pesawat milik TNI," kata Menhub usai menghadiri rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/3/2021).
Rapat yang juga dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Maluku Murad Ismail, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, membahas dua agenda utama, yaitu terkait pembangunan Ambon New Port sebagai lumbung ikan nasional dan pemanfaatan Bandara Kertajati untuk fungsi-fungsi MRO.
Menurut Menhub, TNI dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF AeroAsia) juga telah berkoordinasi terkait pemanfaatan kawasan Bandara Kertajati sebagai lokasi MRO. "Bahkan, GMF sudah memiliki lisensi untuk memperbaiki pesawat-pesawat yang bermerk dari Amerika Serikat," katanya.
Menhub mengatakan, nantinya Bandara Kertajati akan menjadi semakin lengkap aktivitasnya seiring keberadaan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), yang rencananya akan rampung pada Desember 2021.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 km di Provinsi Jawa Barat yang terdiri atas enam seksi, akan terhubung dengan jalan tol akses Bandara Kertajati sehingga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan pergerakan penumpang di Jawa Barat, sehingga Bandara Kertajati akan menjadi lebih baik. "Nah, tidak cukup dengan itu. Kami laporkan juga dan Pak Presiden mengarahkan bahwa nanti paling tidak, perjalanan umrah dan haji semua warga Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian timur akan dikonsentrasikan di Bandara Kertajati," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




