ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

LG Targetkan 30 Persen Pangsa Pasar AC

Rabu, 10 Oktober 2012 | 07:33 WIB
IH
B
Kim Weon Dae, President Director LG Electronic Indonesia berfoto bersama para pemenang kategori air conditioner
Kim Weon Dae, President Director LG Electronic Indonesia berfoto bersama para pemenang kategori air conditioner (beritasatu/Feriawan Hidayat)
Sampai saat ini, penjualan AC LG sudah mencapai 500 ribu unit

Pasar penyejuk ruangan (AC) di Tanah Air tahun ini diperkirakan mencapai dua juta unit. PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) mengklaim saat ini menguasai sekitar 28 persen pasar AC. Untuk meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 30 persen akhir tahun ini, LG meluncurkan AC Hybrid. Ditargetkan produk ini terjual 5.000 unit per bulan.

“Sampai saat ini, penjualan AC LG sudah mencapai 500 ribu unit. Kami berharap penjualan AC Hybrid bisa mencapai 5.000 unit per bulan,” kata Direktur Marketing PT LGEIN, Eric Setiadi di Jakarta, belum lama ini.

Eric mengatakan, AC LG Hybrid memiliki tiga opsi konsumsi daya listrik dalam satu perangkat yaitu normal, rendah dan lebih rendah, sehingga tetap menghemat listrik dengan tetap memberi kenyamanan tinggi bagi penggunanya.

Menurut dia, kinerja sebuah AC sangatlah bergantung pada kondisi faktor eskternal yang menyertainya. Dia mencontohkan, temperatur ruang yang di pengaruhi banyaknya jumlah orang dalam ruangan dan suhu lingkungan sekitar.

Dalam kondisi cuaca terik atau ruangan dengan jumlah orang banyak, sambung Eric, perangkat AC perlu bekerja lebih keras melakukan proses pendinginan untuk memastikan suhu yang diinginkan tercapai. Sebaliknya, ketika suhu lingkungan sekitar cenderung sejuk seperti di malam hari atau pada ruangan yang minim penghuni, proses pendinginan dapat lebih mudah dilakukan.

“Kondisi ini memberikan konsekuensi penggunaan listrik pada tingkat maksiml untuk menggerakkan kompresor terus-menerus,” katanya.

Untuk seri terbaru ini, lanjut Eric, LG mengeluarkan dua seri andalan, yaitu S10MIV yang berkekuatan 10 ribu BTU (British Termal Units) atau setara dengan 1 PK yang dijual sekitar Rp3,7 juta/unit untuk ruangan dengan luas hingga 20 m2 dengan daya 590 watt-820 watt.

Sedangkan seri lainnya, yaitu S13MIV dengan kekuatan 13 ribu BTU atau setara dengan 1,5 PK, dijual dengan harga Rp4,7 juta/unit untuk luas ruangan hingga 26 m2 dengan daya 590 watt-1095 watt. “Hadirnya produk ini membuat kami optimistis target penjualan 750 ribu unit hingga 800 ribu unit pada akhir tahun ini bisa tercapai,” kata Eric

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon