ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kempupera Percepat Pembangunan Hunian Tetap di NTT dan NTB

Minggu, 30 Mei 2021 | 17:09 WIB
M
FH
Penulis: Muzakir | Editor: FER
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). (Dok. Kempupera)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) rumah instan sederhana sehat (Risha) dalam melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana di NTT dan NTB tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

"Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya," kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/5/2021).

Basuki menjelaskan, saat ini tim satgas penanggulangan bencana Kempupera sedang melakukan verifikasi kesiapan dan pengukuran lahan terhadap usulan relokasi yang disampaikan oleh pemerintah daerah (Pemda), termasuk pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendapatkan kesediaan mereka dipindah ke lokasi yang baru.

ADVERTISEMENT

"Proses penetapan lokasi untuk pembangunan hunian tetap di NTT dan NTB membutuhkan proses dan waktu tersendiri, karena menyangkut berbagai hal kelayakan teknis dan administrasi, proses dialog, penyepakatan, dan serah terima dengan pemilik lahan. Dalam hal ini, tim perumahan dan cipta karya terus intensif mendampingi dan mendorong percepatan penetapan lokasi beserta dengan kesiapan legalitas lahannya," jelasnya.

Menurut Basuki, Kempupera saat ini juga sedang melakukan exercise optimalisasi anggaran untuk pendanaan kebutuhan pembangunan hunian tetap di NTT dan NTB, mengingat usulan penambahan anggaran melalui bagian anggaran bendahara umum negara belum bisa terealisasi dalam waktu dekat ini.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon