Polytama Propindo Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 700 Miliar
Logo BeritaSatu

Polytama Propindo Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 700 Miliar

Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:52 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – PT Polytama Propindo, produsen polypropylene resin terbesar kedua di Indonesia yang terafiliasi dengan Pertamina (Persero), akan menerbitkan Obligasi II PT Polytama Propindo Tahun 2021 maksimal Rp 400 miliar dan Sukuk Ijarah II PT Polytama Propindo Tahun 2021 maksimal Rp 300 miliar. Dananya akan digunakan untuk modal kerja, proyek granule, dan pengadaan tangki propylene dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor.

“Dana obligasi dan sukuk sebagian besar untuk modal kerja seperti membeli bahan baku dan operational expenditure (opex), sisanya untuk tangki propylene,” kata Direktur Utama Direktur Utama PT Polytama Propindo Didik Susilo dalam keterangannya Rabu (18/8/2021).

Credit Guarantee & Investment Facility, a trust fund of Asian Development Bank (CGIF) akan bertindak sebagai penanggung (guarantor) atas seluruh bunga obligasi dan pokok obligasi, serta cicilan imbalan ijarah dan sisa imbalan ijarah yang wajib dibayar. CGIF adalah lembaga dana perwalian (Trust Fund) dari Asian Development Bank dan dimiliki bersama oleh negara-negara ASEAN, Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan. CGIF memiliki fungsi utama sebagai pemberi jaminan kredit untuk penerbitan obligasi bermata uang lokal oleh emiten-emiten di wilayah ASEAN+3, termasuk Indonesia.

PT Pemeringkat Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat idAAA (cg) untuk Obligasi II PT Polytama Propindo Tahun 2021 dan idAAAsy (cg) untuk Sukuk Ijarah II PT Polytama Propindo Tahun 2021 tersebut.

Obligasi II dan Sukuk Ijarah II masing-masing akan diterbitkan dalam Seri A dengan tenor 3 tahun dan kupon 5,75%-6,5%, seri B dengan tenor 5 tahun dan kupon 6,25%-7,25%.

Dalam penerbitan obligasi tersebut, Polytama Propindo menunjuk PT Indo Premier dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Masa penawaran awal berlangsung pada 13-24 Agustus 2021, jika pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) didapat 31 Agustus 2021, masa penawaran umum pada 2-6 September 2021, dan pencatatan di Busra Efek Indonesia (BEI) pada 9 September 2021.

Perusahaan erseroan yang mengusung merek dagang Masplene itu pada tahun 2020 membukukan pertumbuhan volume penjualan 10,1% (yoy) dan EBITDA sebesar US$ 19 juta. Sedangkan penjualan per 31 Maret 2021 tercatat US$ 87,071 juta , naik dari US$ 53,231 juta yang dicatat pada 31 Maret 2021 sebesar US$ 53,231 juta. Sementara itu laba berjalan yang dicatat pada 31 Maret 2020 mencapai US$ 10,499 juta naik dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar US$ 8,913 juta.

Direktur Keuangan Polytama Propindo Uray Azhari mengatakan pada tahun 2021 perseroan menargetkan pendapatan US$ 270 juta dengan EBITDA US$ 30 juta-32 juta.

Saat ini, kebutuhan produk polypropylene masih tergantung kepada pasokan impor yang mencapai 50%, sedangkan pasokan dalam negeri dipasok oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk sebesar 33%, PT Polytama Propindo sebanyak 14% dan sisanya sebanyak 3% dipasok oleh Pertamina Plaju.

Pemerintah melalui PP Nomor 66 Tahun 2019 melakukan penyertaan modal kepada PT Tuban Petrochemical Industries (TPI), melalui Pertamina. Sehingga TPI menjadi entitas anak PT Pertamina (Persero). TPI merupakan pemegang saham mayoritas di PT Polytama Propindo sebanyak 80%, sedangkan sisanya dimiliki Pasio Investments BV.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fintech P2P Lending Jadi Sumber Pendanaan Alternatif UMKM

Menkop UKM Teten Masduki mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan fintech peer-to-peer (P2P) lending sebagai alternatif pendanaan.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Listing, Indo Pureco Pratama Siap Bangun Pabrik Baru

Usai listing di BEI, PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) siap ekspansi dengan bangun pabrik baru beserta infrastruktur pendukung.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Mobil Listrik, Hyundai Investasi Rp 7,62 Triliun di India

Hyundai menginvestasikan US$ 530 juta (Rp 7,62 triliun) untuk membawa kendaraan listrik ke India.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Ekspor Mi Instan Indonesia Tembus Pasar Non-Tradisional

Ekspor mi instan Indonesia tahun 2020 sebagian besar ditujukan ke Malaysia.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sssttt! Bank Ini Terapkan Work from Anywhere

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) secara permanen.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sesi I IHSG Menguat,IPPE Kasih Cuan Lebar

PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) tercuan siang Ini saat IHSG menguat.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Desain Arsitektur Samira Regency Bekasi Diapresiasi

PT Triyasa Propertindo, pengembang Samira Regency Bekasi meraih penghargaan.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Sesi I, IHSG Naik 7 Poin ke Posisi 6.611

Indeks LQ45 melemah 0,7 poin (0,08%) ke level 944,8.

EKONOMI | 9 Desember 2021

Kewajiban Rp 32 Triliun, AP I Optimistis Bisa Pulih

PT Angkasa Pura (AP) I optimistis kinerja perusahaan bisa pulih pada tahun 2022 yang ditandai arus kas kembali positif Rp 1,15 triliun.

EKONOMI | 9 Desember 2021

UMKM Ingin Naik Kelas? Ini Saran Ekonom Milenial Indef

UMKM Indonesia ke depan harus beradaptasi dengan pandemi Covid-19 agar naik kelas.

EKONOMI | 9 Desember 2021


TAG POPULER

# Cynthiara Alona


# Omicron


# Kecelakaan di Ruas Semarang-Demak


# Hari Antikorupsi


# Ilham Habibie



TERKINI
Hoodie, Pilihan Outfit yang Sesuai untuk Musim Hujan

Hoodie, Pilihan Outfit yang Sesuai untuk Musim Hujan

GAYA HIDUP | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings