ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Studi Kelayakan JSS Dimulai Akhir 2012

Selasa, 6 November 2012 | 17:46 WIB
AB
B
Penulis: Antara/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Ilustrasi Jembatan Selat Sunda
Ilustrasi Jembatan Selat Sunda (Istimewa)
Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan mengundang pemerintah daerah selaku inisiator, yakni Pemda Lampung dan Banten. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa menegaskan studi kelayakan (feasibility study/FS) pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dimulai akhir tahun ini.
 
"Dalam tahun ini juga kita harapkan dimulai 'feasibility study'," tutur Hatta usai menghadiri Rakor MP3EI di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11).
 
Hatta menerangkan, pembangunan JSS tidak akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh sebab itu, pemerintah mengajak BUMN dapat berpartisipasi dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera tersebut.

"Akan dibentuk suatu pola kerja sama yang baik dengan melibatkan BUMN kita dan sebagainya," katanya.
 
Hatta juga menggarisbawahi, pembangunan JSS sudah ada kejelasan. Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan mengundang pemerintah daerah selaku inisiator, yakni Pemda Lampung dan Banten. 

"Tadi sudah ada kejelasan, dalam waktu dekat ini akan mengundang inisiator dan dua provinsi menyerahkan sepenuhnya ke dewan pengarah untuk merumuskan dan mereka akan menerima apapun keputusan dari dewan pengarah," ujar Hatta.
 
Menteri Keuangan Agus Martowardojo pernah menuturkan, studi kelayakan proyek JSS akan dilakukan oleh pemerintah di mana Kementerian Pekerjaan Umum akan menjadi pemimpin dalam melakukan studi kelayakan itu. "Kami merasa FS JSS harus disiapkan pemerintah supaya pemerintah tahu apa yang mau dilakukannya," tutur Agus.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon