ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anak Usaha Dian Swastatika Sentosa Raih Fasilitas Pinjaman Rp 256 Miliar

Rabu, 15 September 2021 | 13:32 WIB
NF
FB
Penulis: Nabil Syarifudin Al Faruq | Editor: FMB
Pialang melihat pergerakan saham di sebuah sekuritas di Jakarta.
Pialang melihat pergerakan saham di sebuah sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com — Anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yakni PT Surya Kalimantan Sejati (SKS), meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp 256 miliar dari PT Bank Mega Tbk (MEGA) untuk modal kerja.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (15/9/2021), perjanjian fasilitas pinjaman tersebut telah ditandatangani pada 14 September 2021. Fasilitas ini terdiri dari atas fasilitas kredit investasi dengan plafon sampai dengan sebesar Rp 156 miliar untuk jangka waktu 96 bulan dan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon sampai dengan sebesar Rp 100 miliar untuk jangka waktu 120 bulan.

"Fasilitas ini dijamin antara lain dengan aset entitas anak. Selain itu, fasilitas ini akan digunakan antara lain untuk mendukung modal kerja SKS," jelas Corporate Secretary Dian Swastatika Sentosa Susan Chandra.

Perlu diketahui, fasilitas pinjaman tersebut menyebabkan rasio hutang terhadap ekuitas Dian Swastatika Sentosa meningkat sekitar 1%.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, perseroan juga telah memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$ 50 juta dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Fasilitas pinjaman berjangka waktu 12 bulan tersebut dijamin dengan aset perseroan. Adapun, penandatanganan pinjaman tersebut dilaksanakan pada 29 Juni 2021.

Dian Swastatika akan memanfaatkan fasilitas pinjaman tersebut guna mendukung kegiatan operasional. "Fasiltias pinjaman ini berimbas terhadap peningkatan rasio utang terhadap ekuitas perseroan menjadi 2,8%," tulis Sekretari Perusahaan Dian Swastatika Susan Chandra dalam penjelasan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di sisi lain, emiten energi ini telah menutup 3 entitas anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung. Aksi korporasi ini telah dilakukan perseroan pada 15 Juni 2021, dimana perseroan telah menerima surat pemberitahuan deregistrasi dari Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura terkait dengan permohonan perseroan atas penutupan entitas anak tidak langsung.

Adapun ketiga entitas anak yang ditutup adalah Newspring Coal Resources Pte. Ltd, Great Horizon Capital Pte. Ltd dan Great Horizon Consulting Pte. Ltd.

Berdasarkan laporan tahunan 2020 perseroan, ketiga perusahaan tersebut merupakan anak usaha yang dimiliki melalui PT DSSE Energi Mas Utama. Adapun PT DSSE Energi Mas Utama merupakan anak usaha perseroan yang sahamnya dimiliki sebanyak 99,99%. Penutupan entitas anak ini tidak memiliki dampak signfikan terhadap kondisi keuangan perseroan. (bil)



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon