Luhut Optimsitis RI Jadi Negara Maju Sebelum 2045, Ini Alasannya
Jumat, 18 Maret 2022 | 18:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis Indonesia bisa menjadi negara maju sebelum tahun 2045 lantaran masifnya pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.
"Visi Indonesia ke depan, yakni menjadi negara maju sebelum 2045. Pertumbuhan ekonomi dibutuhkan 5,7% seperti sebelum pandemi untuk mencapai tujuan itu," ujar Luhut saat menyampaikan keynote speech pada MNC Group Investor Forum 2022 Kamis (18/3/2022).
Luhut memperkirakan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional 2015-2045 yakni sebesar 5,7% produk domestik bruto (PDB) per kapita. "Tahun 2023 kita harapkan bisa keluar middle income trap. Dari pertumbuhan 5,7% sebelum tahun 2045 harapannya kita sudah menjadi negara maju," katanya dikutip dalam keterangan yang diterima Jumat (18/3/2022).
Baca Juga: Jokowi: Kunci Negara Maju Adalah Pengembangan Iptek
Dia menegaskan agar seluruh komponen bangsa optimistis menghadapi tantangan pascapandemi Covid-19. Di sisi lain, transformasi pemerintah terus digencarkan dengan melakukan beragam perubahan.
Dalam kesempatan yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memasang target pertumbuhan perekonomian di 5,2% pada tahun 2022. "Pemerintah juga mencermati berbagai risiko baik global dan domestik, termasuk tantangan penciptaan lapangan kerja. Kita harus memastikan ekonomi kita bangkit pasca-pandemi Covid-19," tandasnya.
Dia optimistis, 2022 adalah tahun kelanjutan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Kedua agenda utama ini turut mendukung transformasi ekonomi sehingga dapat mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan.
Baca Juga: Kadin Siapkan Road Map Indonesia Emas 2045
Penguatan strategi pengendalian pandemi dan akselerasi vaksinasi menjadi pendongkrak kegiatan kesehatan masyarakat di tengah pandemi. Diungkapkanya, program pemulihan ekonomi nasional (PEN) terus menjadi program andalan di tahun 2022, khususnya untuk mengembalikan lapangan pekerjaan.
Sementara Investor Forum MNC Group dihadiri 79.668 peserta dalam konferensi virtual bertema "Strengthening Indonesia’s Resiliency and Transformation". Peserta naik tiga kali lipat dibanding 2021 sebanyak 26.000. "Perusahaan yang inisiatif belajar, membangun ketahanan korporasi, dan secara dinamis menerapkan perubahan adaptif mampu menjadi perusahaan yang memimpin dalam mewujudkan teknologi dan transformasi pertumbuhan," kata Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.
Dia menjelaskan bahwa MNC Investor Forum 2022 diikuti 14 pemimpin perusahaan publik berbagai sektor pada 14-16 Maret 2022. Selanjutnya, MNC Group Investor Forum mengadakan Macro Day pada 17 Maret 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




