Logo BeritaSatu

Aset yang Disita Satgas BLBI Capai Rp 19,16 Triliun

Jumat, 22 April 2022 | 17:41 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) menyatakan, hingga 31 Maret 2022 telah mengumpulkan Rp 19,16 triliun dari total Rp 110,45 triliun aset obligor BLBI. Jumlah ini didapatkan melalui 25 obligor atau debitur, dari total 46 obligor atau debitur tahap pertama.

"Aset obligor BLBI senilai Rp 19,16 triliun ini terkait dengan 25 obligor atau debitur. Sedangkan 21 obligor atau debitur masih dalam tahap penanganan awal,” ucap Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Kemenkeu sekaligus Ketua Sekretariat Satgas BLBI, Purnama T Sianturi kepada awak media dalam acara Bincang DJKN, Jumat (22/4/2022).

Advertisement

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2021, nilai aset BLBI sebesar kurang lebih Rp 110,45 triliun. Adapun aset BLBI terdiri atas aset kredit eks BPPN/PPA dan piutang Bank Dalam Likuidasi (BDL) sebesar Rp101,8 triliun, aset properti senilai Rp 8,06 triliun, aset surat berharga senilai Rp 489,4 miliar, aset saham senilai Rp 77,9 miliar. aset inventaris senilai Rp 8,47 miliar, dan aset nostro senilai Rp 5,2 miliar.

Purnama mengatakan aset BLBI tersebut merupakan kekayaan negara eks pengelolaan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang telah berakhir masa tugasnya pada tahun 2004 berdasarkan Keputusan Presiden nomor 15 tahun 2004, termasuk aset eks Bank Dalam Likuidasi.

Bila dirinci jumlah Rp 19,16 triliun ini terbagi dalam beberapa kelompok. Pertama yaitu aset disetorkan ke negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak ke kas negara sebesar Rp 371 miliar. Kedua yaitu dalam bentuk bentuk sita barang jaminan atau harta kekayaan lain sebesar Rp 12,25 triliun.

Ketiga dalam bentuk penguasaan aset properti sebesar Rp 5,38 triliun. Keempat yaitu dalam bentuk penetapan status penggunaan dan hibah kepada Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah sebesar Rp 1,14 triliun).

Purnama mengatakan, bila aset BLBI yang menurut pemerintah diperlukan dalam rangka memenuhi kebutuhan K/L maka aset tersebut ditetapkan atau diberikan pengelolaannya dalam bentuk penetapan status penggunaan oleh K/L.

"Apabila aset itu dibutuhkan untuk mendukung tugas dan fungsi pemerintah daerah maka pemerintah pusat menghibahkan ke pemerintah daerah yaitu kepada kabupaten.kota, dan, desa,” ucap Purnama.

Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu sekaligus Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban mengatakan, dengan masa kerja satgas BLBI yang sampai Desember 2023 maka pihaknya menentukan prioritas dalam penetapan obligor atau debitur. Dalam hal ini satgas fokus pada obligor atau debitur dengan nilai tagihan di atas Rp 25 miliar.

"Berdasarkan prioritas Satgas BLBI, dalam masa kerja yang singkat, kita fokus pada jumlah yang menurut kita cukup materiil,” ucap Rionald.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasar Kripto Tertahan, Trading Forex Jadi Pilihan Raup Cuan

Trading forex menjadi salah satu solusi bisnis yang paling menjanjikan di tengah ekosistem yang saat ini baru terbentuk.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Setelah Kelapa Gading, 9to9 Store Ekspansi Bisnis di Depok

9to9 Indonesia, pusat brand fashion pria dan wanita melebarkan sayap bisnisnya ke Depok setelah Kelapa Gading.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Erick Thohir Rombak Jajaran Dewan Komisaris Asabri

Menteri BUMN Erick Thohir kembali melakukan perombakan susunan anggota dewan komisaris PT Asabri (Persero).

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Bundamedik dan FKUI Berkolaborasi Bangun SDM Kesehatan

Bundamedik Healthcare System (BMHS) menjalin kerja sama strategis dengan FKUI dalam inisiatif pengembangan SDM kesehatan yang kompeten.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Restoran McDonald's Akan Buka Gerai Lagi di Ukraina

McDonald's akan mulai membuka kembali beberapa gerai di Ukraina dalam beberapa bulan mendatang.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Indonesia Diharapkan Mampu Berperan Jadi Produsen Kendaraan Listrik

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Indonesia bukan hanya menjadi pangsa pasar kendaraan listrik yang besar.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

PTPP Luncurkan Inovasi Pengolahan Sampah di Pulau Dewata

PTPP turut berkontribusi dalam pengelolaan sampah di Pulau Dewata, dengan memberikan solusi berupa teknologi untuk melakukan pengolahan semua jenis sampah.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Anggota DEN Bicara soal Perlunya Sharing the Pain BBM, Simak

Sharing the pain BBM harus dilakukan dari dua sisi, yakni sisi penawaran (supply side) dan sisi permintaan (demand side).

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Pemerintah Minta Pertamina Batasi Penjualan BBM Bersubsidi

Pemerintah Indonesia telah meminta PT Pertamina (Persero) membatasi penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite dan Solar subsidi.

EKONOMI | 13 Agustus 2022

Program Mangga Petrokimia Gresik Pulihkan Ekonomi Rakyat

Program Mangga atau akronim dari Mitra Kebanggaan Petrokimia Gresik memulihkan ekonomi rakyat sejak Agustus 2021.

EKONOMI | 13 Agustus 2022


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cetak Gol Lagi, Gabriel Jesus Perbesar Keunggulan Arsenal

Cetak Gol Lagi, Gabriel Jesus Perbesar Keunggulan Arsenal

BOLA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings