Ekspansi, Investree Singapore Akuisisi 18% Saham Amar Bank
Rabu, 11 Mei 2022 | 15:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Investree Singapore Pte Ltd (Investree Group), perusahaan induk platform pinjaman teknologi finansial Asia Tenggara untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan Tolaram Group Inc. (Tolaram), perusahaan berbasis di Singapura yang berfokus pada peluang pasar negara berkembang, menandatangani perjanjian transaksi terkait rencana akuisisi Investree Group atas 18,4% saham di PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank), bank umum berlisensi pelopor perbankan digital di Indonesia.
Direktur Investree Group dan Co-Founder sekaligus CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan aksi korporasi ini merupakan bagian menciptakan lintas kolaborasi antara financial technology (fintech) dan perbankan melakukan inovasi produk, menyediakan layanan pembiayaan digital, solusi bisnis terintegrasi, dan memperluas jangkauan kepada calon debitur/UMKM di kota-kota yang menjadi bagian dari jaringan Amar Bank.
Baca Juga: Investree Gandeng Danareksa Finance sebagai Lender Institusi
"Komitmen ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas Presidensi G-20 Indonesia, yaitu mendorong inklusi keuangan, khususnya bagi komunitas UMKM yang belum terlayani dengan baik oleh bank di masa lalu," kata Adrian dalam keterangan tertulisnya Rabu (11/5/2022).
Investree Group antusias dengan besarnya potensi pasar perbankan Indonesia serta peluang mendorong inklusi keuangani. Ada sekitar 92 juta orang dewasa yang tidak memiliki rekening bank (unbanked) dan 47 juta yang kurang terlayani bank (underbanked) di Indonesia. Sementara segmen UMKM yang tengah berkembang pesat, tetapi kurang terlayani bank, menyumbang sekitar 60% dari produk domestik bruto (PDB).
Investree Group yang beroperasi di Indonesia di bawah PT Investree Radhika Jaya (Ïnvestree), berkomitmen untuk memperluas akses layanan keuangan bagi UMKM melalui solusi perbankan digital. Dengan mengakuisisi saham di Amar Bank, Investree Group percaya bahwa upayanya untuk meningkatkan inklusi keuangan dapat dipercepat.
Secara khusus, melalui sinergi yang kuat dengan Amar Bank, Investree bermaksud untuk mengembangkan produk-produk pembiayaan dan menawarkan solusi bisnis digital yang lebih luas untuk mengangkat level operasional UMKM di seluruh negeri.
Baca Juga: Pinjaman Amar Bank Tumbuh 40% Capai Rp 2,4 Triliun
Managing Director, Fintech & Infrastructure Tolaram Navin Nahata menyatakan, Tolaram senang dapat bermitra dengan Investree, platform pinjaman teknologi finansial di Asia Tenggara, untuk terus membangun Amar Bank menjadi bank digital yang fokus pada kebutuhan konsumen dan UMKM.
"Kami percaya pengetahuan Investree tentang ruang pembiayaan UMKM lokal memungkinkan Amar Bank mempercepat upaya diversifikasi produk untuk melayani segmen ekonomi Indonesia yang penting tetapi kurang terlayani. Untuk itu, kami menantikan kemitraan yang sukses dan berjangka panjang dengan Investree," kata dia.
Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian, transaksi ini merupakan langkah signifikan bagi Amar Bank. Keterlibatan Investree memungkinkan Amar Bank memperkenalkan produk baru yang lebih baik untuk UMKM di Indonesia, bersama dengan produk pinjaman digital unggulan Tunaiku dan Senyumku. "Kami akan memberikan perbankan digital yang memberikan dampak," kata Vishal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




