ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Analis: Penjualan LPKR Tumbuh Berkat Peningkatan Bisnis Properti

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:01 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menghadirkan area komersial baru dan sarana investasi prospektif di area CBD Baru, Kota Lippo Village.
Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menghadirkan area komersial baru dan sarana investasi prospektif di area CBD Baru, Kota Lippo Village. (LPKR/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com- Penjualan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) tumbuh berkat peningkatan bisnis properti. Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa, menyebut kemampuan LPKR membaca kebutuhan pasar menjadi kunci bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan properti.

Dalam publikasi riset, analis juga menyampaikan bahwa LPKR merupakan pengembang dengan segmen kuat di perumahan yang menyasar pembeli pertama atau first-time home buyers.

"Pada tahun 2021, penjualan rumah tapak LPKR naik 88,3% YoY (year on year) menjadi Rp3,11 triliun, berkontribusi 62,6% dari total pra penjualan. Hal ini menunjukkan LPKR mampu membaca kebutuhan pasar saat ini dan melakukan eksekusi strategi yang tepat," kata Yasmin.

ADVERTISEMENT

Selain itu, kata Yasmin, LPKR membukukan pendapatan real estate Rp4,41 triliun pada tahun 2021, naik 35,5% YoY seiring dengan peningkatan bisnis properti yang didukung sejumlah proyek residensial Waterfront Estates di Cikarang, Cendana Homes di Lippo Village, dan unit apartemen di Holland Village Jakarta.

"LPKR juga mengandalkan proyek Embarcadero di Bintaro, Hillcrest & Fairview di Lippo Village, dan Orange County di Cikarang. Hal itu membuat prapenjualan LPKR melonjak 86% YoY menjadi Rp4,96 triliun pada tahun 2021," jelasnya.

Yasmin memprediksi LPKR mampu meraih target pra penjualan Rp5,2 triliun di tahun 2022. Dari sisi pendapatan, LPKR juga berpotensi meraih Rp18,33 triliun di tahun 2022, naik 10,8% YoY dari Rp16,53 triliun pada tahun 2021.

"LPKR juga diprediksi mencatatkan laba operasi Rp2,32 triliun di tahun 2022, dibandingkan dengan Rp1,49 triliun pada tahun 2021, dengan potensi laba bersih Rp66 miliar di tahun 2022," paparnya.

CEO LPKR John Riady menargetkan prapenjualan pada tahun 2022 mencapai Rp5,2 triliun, atau naik 5% dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,96 triliun. Strategi LPKR antara lain meluncurkan klaster produk rumah tapak baru yang menjawab permintaan dari para first-time home buyers.

"Di samping itu, melakukan penetrasi pasar yang lebih luas pada segmen high income dan apartemen mid-rise, serta meningkatkan permintaan terhadap unit apartemen siap huni," jelasnya.

John menambahkan bahwa LPKR melihat kesempatan yang besar untuk memperluas penetrasi pasar dengan memperkenalkan produk-produk baru dengan harga yang beragam.

"LKPR memulai dengan melakukan consumer research untuk memahami aspirasi dan motivasi segmen market kami," tegas John.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ganti Direktur, Ini Susunan Direksi Baru Lippo Karawaci

Ganti Direktur, Ini Susunan Direksi Baru Lippo Karawaci

EKONOMI
Banyak Peminat, LPKR Perluas Proyek Hunian Strategis di Tangerang

Banyak Peminat, LPKR Perluas Proyek Hunian Strategis di Tangerang

EKONOMI
Sasar 1 Juta Penerima hingga 2030, LPKR Siapkan 5.000 Aksi Sosial

Sasar 1 Juta Penerima hingga 2030, LPKR Siapkan 5.000 Aksi Sosial

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon