Harga Minyak Mentah Naik Tipis di Tengah Kurangnya Pasokan
Kamis, 26 Mei 2022 | 07:45 WIB
New York, Beritasatu.com - Harga minyak mentah sedikit menguat pada penutupan perdagangan Rabu (25/5/2022 atau Kamis pagi WIB), didukung oleh ketatnya pasokan dan setelah data menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS di tengah penyulingan AS mendorong aktivitas pemrosesan ke level tertinggi sejak sebelum pandemi virus corona dimulai.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 47 sen atau 0,4%, menjadi US$ 114,03 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli bertambah 56 sen atau 0,5%, menjadi ditutup di US$ 110,33.
Stok minyak mentah AS turun 1 juta barel pekan lalu, kata pemerintah, dengan persediaan bensin juga turun sedikit. Stok sulingan naik 1,7 juta barel. Pabrik penyulingan meningkatkan kecepatan pemrosesan, meningkatkan penggunaan kapasitas menjadi 93,2%, tertinggi sejak Desember 2019.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Melemah, Investor Pantau Situasi Shanghai
Pabrik penyulingan harus menjaga fasilitas berjalan pada kemiringan penuh untuk menghadapi permintaan yang tinggi, terutama dari luar negeri, karena ekspor produk olahan naik menjadi lebih dari 6,2 juta barel per hari pekan lalu. Ekspor yang tinggi dan pengurangan kapasitas penyulingan berarti stok bensin telah menyusut di Amerika Serikat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




