ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Buana Finance Dapat Pendanaan Rp 150 Miliar dari Bank DKI

Senin, 6 Juni 2022 | 18:33 WIB
PA
FH
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: FER
Buana Finance
Buana Finance (buanafinance.co.id)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Buana Finance Tbk (BBLD) meraih pendanaan dari fasilitas kredit jangka panjang Bank DKI senilai Rp 150 miliar.

Corporate Secretary Buana Finance, Ahmad Khaetami, mengatakan, dana tersebut rencananya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.

"Pada hari Jumat, 3 Juni 2022, PT Buana Finance Tbk telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank DKI, sehubungan dengan pemberian fasilitas term loan kepada perseroan sebesar Rp 150 miliar dengan tenor 36 bulan," kata Ahmad Khaetami melalui keterbukaan informasi BEI, dilaporkan Senin (6/6/2022).

Baca Juga: Buana Finance Kaji Ulang Target Pembiayaan

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan sebagai keperluan modal kerja perseroan. Khususnya untuk pemberian fasilitas kredit dan dijamin dengan piutang (receivables) perseroan.

Buana Finance telah meraih pendanaan melalui fasilitas kredit perbankan senilai Rp 950 miliar sepanjang tahun ini. Selain dari Bank DKI senilai Rp 150 miliar, perseroan telah meraih fasilitas kredit senilai Rp 100 miliar dari Bank OCBC NISP, Rp 200 miliar dari Bank Jtrust, dan tambahan fasilitas kredit senilai Rp 500 miliar dari Bank Danamon.

Gencarnya pendanaan yang diraih pada paruh pertama tahun ini tergambar pada materi public expose Buana Finance. Jumlah pinjaman bank dan non bank hingga Maret 2022 saja sudah mencapai Rp 2,41 triliun atau naik 10,11% (ytd). Seiring dengan hal tersebut, jumlah liabilitas pun meningkat 10,56% year to date (ytd) menjadi Rp 2,58 triliun.

Di sisi lain, piutang pembiayaan tercatat tumbuh 6,89% year to date menjadi Rp 3,42 triliun per Maret 2022. Peningkatan terjadi pada lini sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen, masing-masing sebesar 9,70% dan 5,86%.

Pencapaian piutang tersebut mendongkrak total aset menjadi sebesar Rp 3,84 triliun atau tumbuh 7,22% (ytd). Sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp 1,25 triliun atau tumbuh tipis 0,93%.

Baca Juga: Kartu Debit Bank DKI Kini Bisa Digunakan di Luar Negeri

Hingga kuartal I 2022, pendapatan Buana Finance naik tipis 0,47% year on year (yoy) menjadi Rp 140,37 miliar. Stagnasi pertumbuhan pembiayaan dipengaruhi lini pendapatan pembiayaan konsumen yang turun 5,81%, sedangkan pendapatan sewa pembiayaan dan pendapatan lainnya relatif meningkat.

Pada saat yang sama, total beban menyusut 6,98% (yoy) menjadi sebesar Rp 128,60 miliar, didukung penurunan beban keuangan hingga 26,29% atau menjadi Rp 48,66 miliar.

Sementara beban operasional dan beban kerugian penurunan nilai cenderung meningkat masing-masing menjadi Rp 53,23 miliar dan Rp 26,70 miliar. Alhasil laba bersih dibukukan Rp 9,07 miliar atau tumbuh 568,66% (yoy).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tawarkan Mobil Bekas Tanpa Cemas, Bursa Otomotif Buana Hadir di PIK2

Tawarkan Mobil Bekas Tanpa Cemas, Bursa Otomotif Buana Hadir di PIK2

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon