Dow Jones Turun 200 Poin di Tengah Musim Pendapatan Emiten
Selasa, 19 Juli 2022 | 06:22 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street kehilangan tenaga pada perdagangan Senin (18/7/2022). Kenaikan Dow Jones Industrial Average di awal sesi menguap di sesi akhir.
Dow Jones ditutup turun 215,65 poin, atau 0,69%, menjadi 31.072,61. Penurunan Dow Jones terjadi jelang jam perdagangan berakhir sekaligus menghapus lonjakan 356 poin pada hari sebelumnya. S&P 500 turun 0,84% menjadi 3.830,85 dan Nasdaq Composite ambles 0,81% menjadi 11.360.05.
Pelemahan di sesi akhir menyusul laporan Bloomberg yang mengatakan Apple berencana mengerem pengeluaan dan perekrutan karyawan guna menjaga pertumbuhan tahun 2023 di tengah tekanan. Saham Apple turun hampir 2,1%.
"Ketika Apple yang merupakan kapitalisasi pasar perusahaan senilai US$ 2,4 triliun dolar, turun, akan berdampak pada indeks utama," kata Kepala Investasi Bleakley Advisory Group, Peter Boockvar.
Baca Juga: Dow Jones Naik 600 Poin, tetapi Secara Mingguan Terkoreksi
Boockvar mengatakan pendapatan Apple berdampak penting pada pasar secara keseluruhan. "Orang-orang tidak akan terus membeli laptop atau mengganti telepon setiap tahun," tambah Boockvar.
Laporan kuatnya pendapatan Goldman Sachs pada awalnya mendukung kinerja saham menyusul hasil beragam minggu lalu bank JPMorgan Chase dan Morgan Stanley.
Goldman Sachs pada Senin membukukan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi, meski CEO David Solomon mengatakan bahwa inflasi "sangat mengakar" dalam perekonomian. Saham sempat melonjak 5,6% dan mengakhiri perdagangan naik 2,5%.
Hasil kuat operasi pendapatan membantu Goldman Sachs mengimbangi penurunan dari divisi perbankan investasi. Perdagangan obligasi menghasilkan pendapatan US$ 700 juta menyusul peningkatan perdagangan suku bunga, komoditas, dan mata uang.
Sementara Bank of America melaporkan pendapatan kuartalan mengalahkan ekspektasi analis. Sahamnya ditutup menguat. Perusahaan besar lainnya yang akan melaporkan pendapatan minggu ini yakni Johnson & Johnson, Netflix, Lockheed Martin, Tesla, United Airlines, Union Pacific dan Verizon.
Baca Juga: Awal Kuartal Tiga di Bursa AS, Dow Jones Melonjak 300 poin
Sedangkan saham energi menguat. Saham Hess melonjak 4,8%, Devon Energy naik 3,6%, dan Marathon Oil bertambah hampir 3,5%. Adapun saham Boeing sedikit merosot di tengah berita bahwa Delta Air Lines membeli 100 737 Max 10 pesawat. Saham Delta melonjak sekitar 3,5%.
Terlepas kekhawatiran resesi ekonomi, perusahaan-perusahaan di S&P 500 diperkirakan akan membukukan kenaikan laba kuartal kedua 4,2% dari tahun ke tahun, menurut perkiraan analis yang dikumpulkan FactSet. Pendapatan S&P 500 meningkat 10,2% di kuartal tersebut, menurut FactSet.
Investor menilai kemungkinan bahwa Fed akan kurang agresif pada pertemuannya akhir bulan ini. Sebuah laporan Wall Street Journal hari Minggu (17/7/2022) mengatakan bank sentral The Fed berada di jalur tepat untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, dibanding kenaikan poin persentase penuh (100 basis poin).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




