Bulog Jajaki Peluang Ekspor Jagung Pakan Ternak ke Filipina
Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Divisi Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Bulog Budi Cahyanto mengungkapkan, jagung merupakan salah satu komoditas yang berpeluang untuk diekspor. Apalagi surplus produksi jagung pada tahun ini bisa mencapai 3 juta ton.
Saat ini, kata Budi, Bulog juga tengah memulai penjajakan ekspor jagung pakan ternak. Salah satu negara yang menjadi tujuan ekspor yakni Filipina.
"Kita sudah rencanakan ekspor jagung, bahkan saya sudah menghubungi KBRI kita di Manila (Filipina), atase perdagangan kita di sana. Beliau juga sangat aware, sangat bisa membantu kita untuk bisa merealisasikan itu dalam waktu dekat," kata Budi dalam acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Tantangan Ketahanan Pangan Hadapi Krisis Global", Jumat (19/8/2022).
Baca Juga: Kementan Optimistis Ekspor Jagung 500.000 Ton
Untuk melakukan ekspor jagung tersebut, Bulog nantinya akan menyerap langsung dari petani, sebagian juga dari pemasok. "Nanti kita akan lakukan ekspor (jagung) dalam waktu dekat," kata Budi.
Namun diakui Budi, komoditas jagung saat ini masih menghadapi tantangan karena tengah kekurangan mesin pengering atau dryer. Bulog juga terus berupaya untuk mengatasi hal tersebut.
Baca Juga: Bulog: Ketahanan Stok Beras Nasional Saat Ini Aman
"Jadi ketika panen secara bersama-sama, jagung biasanya mengalami proses suplai yang terlalu tinggi. Sementara ini kan jenis pangan yang harus kita keringkan, sementara pada periode berikutnya setelah panen itu biasanya mengalami proses potensi adanya terkena jamur dan lain-lain," kata Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




